Perbandingan tingkat nyeri dan keamanan terapi pasien osteoartritis lutut usia lanjut yang mendapat obat oral dengan kombinasi oral-injeksi intraartikular di RSUP DR. Sardjito Yogyakarta
BUDIWATI, Vina Septiana, Prof. Dr. Lukman Hakim, M.Sc., Apt
2010 | Tesis | S2 Ilmu FarmasiLatar Belakang : Osteoartritis (OA) adalah penyakit peradangan sendi yang menjadi penyebab utama terjadinya nyeri pada otot rangka serta gangguan pergerakan. Pemberian terapi farmakologi dilakukan dengan menggunakan obat oral berupa analgesik dan antiinflamasi, juga penggunaan injeksi intraartikular. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat nyeri dan keamanan terapi pada pasien OA lutut usia lanjut yang mendapat obat oral dan kombinasi oralinjeksi intraartikular. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan membandingkan tingkat nyeri pasien pada saat penelitian dimulai dan 1 bulan sesudahnya. Pengambilan sampel dilakukan secara concecutive sampling selama bulan Maret-Mei 2010. Pengumpulan data dilakukan secara prospektif dan dianalisis menggunakan metode uji T berpasangan dengan program SPSS 16. Hasil : Selama penelitian diperoleh 50 subyek penelitian terdiri dari 25 pasien (50%) kelompok A dan 25 pasien (50%) kelompok B. Pasien yang mendapat terapi osteoartritis oral (kelompok A) sebagian besar mempunyai derajat nyeri awal ringan-sedang, sedang pasien dengan kombinasi oral + injeksi intraartikular (kelompok B) sebagian besar mempunyai derajat nyeri awal sedang-berat. Setelah 1 bulan pemantauan, terjadi penurunan derajat nyeri pada 40% pasien dan penurunan skor Visual Analogue Scale (VAS) pada 76% pasien dengan rerata penurunan skor sebesar 1,2 ± 0,9 pada kelompok A. Pada kelompok B terjadi penurunan derajat nyeri pada 56% pasien dan penurunan skor VAS pada 92% pasien dengan rerata penurunan skor sebesar 2,1 ± 1,2. Hasil statistik pada kedua kelompok menunjukkan adanya penurunan yang bermakna antara skor VAS sebelum dan sesudah terapi pada masing-masing kelompok (P<0,05). Selama penelitian, terdapat 10 kejadian efek samping gastrointestinal (20%) dimana proporsi kejadian pada kelompok A sebesar 24% dan 16% pada kelompok B. Sedangkan pengukuran statistik skor naranjo antara kedua kelompok dengan uji T mendapatkan hasil bahwa tidak ada perbedaan skor naranjo yang bermakna antara kedua kelompok (p>0,05). Kesimpulan : Pemberian terapi oral maupun kombinasi oral-intraartikular dapat menurunkan nyeri sendi pada pasien OA lutut usia lanjut. Hasil penurunan derajat nyeri dan skor VAS pada pemberian terapi kombinasi oral–intraartikular lebih tinggi daripada hasil pada pemberian terapi oral. Kejadian efek samping gastrointestinal pada pemberian terapi osteoartritis oral maupun kombinasi oral - intraartikular pada pasien osteoartritis usia lanjut masih sedikit terjadi dan tidak terdapat perbedaan skor naranjo yang bermakna antara keduanya.
Background : Osteoarthritis (OA) is the most common type of arthritis and the major cause of chronic musculoskeletal pain and mobility disability in elderly populations worldwide. Pharmacologic treatment options for osteoarthritis are oral analgesic-antiinflamations or can combined with intraarticular injections. Objective : This research was proposed to described safety and pain level of oral treatment osteoarthritis and oral combined intraarticular injections in elderly population with knee osteoarthritis. Method : An observational research that compaired pain level before and 1 month after therapy. Subject were collected with concecutive sampling in March to May 2010. Data was collected with prospective method and analyzed with paired sample t test by SPSS version 16. Result : Fifty patients were enrolled into the study; 25 (50%) were assigned to group A and 25 (50%) to group B. Group A with oral treatment osteoarthritis has initial mild to moderate pain level, while in group B with oral combined intraarticular injections therapy has initial moderate to severe pain level. After 1 month follow up, declining of pain level and Visual Analogue Scale (VAS) score in group A was happened in 40% patients and 76% patients with mean of decline VAS score 1,2 ± 0,9, and declining of pain level and VAS score in group B was happened in 56% patients and 92% patients with mean of decline VAS score 2,1 ± 1,2. Statistic result was showed that two groups have significant changes between before and after treatment VAS score (p<0,05). In this research, we can know 10 adverse event of gastrointestinal (20%) comes into subject, where proportion in group A is 24% and 16% in group B. Statistic result for naranjo score in group A and group B was showed that two group haven’t significant changes between each others (p>0,05). Conclusion : Therapy OA with oral or oral combined intraarticular injections can make declines of pain level and VAS score between before and after therapy in elderly osteoarthritis of knee. Declining of pain level and VAS score in oral combined intraarticular injections therapy is biggest. Adverse events of gastrointestinal are little in oral OA therapy or oral combined intraarticular injections, and no significant differences of naranjo score between two goups.
Kata Kunci : Oasteoartritis,Terapi OA oral,Kombinasi oral,injeksi intraartikular,Tingkat nyeri dan keamanan terapi, oateoarthritis, oral treatment osteoarthritis, oral combined intraarticular injections, pain level and safety of treatment