Penyusunan dan sosialisasi sistem manajemen kinerja berdasarkan mixed model untuk meningkatkan kesiapan individu menghadapi perubahan
WULANDARI, Tri Oktaria, Prof. Dr. Faturochman, MA
2010 | Tesis |Penerimaan karyawan terhadap penerapan sistem baru dalam organisasi merupakan elemen penting dalam mensukseskan pelaksanaan sistem tersebut. Sistem manajemen kinerja merupakan salah satu sistem yang penting dalam sebuah organisasi, penilaian kinerja dapat diukur secara objektif. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah penyusunan dan sosialisasi sistem manajemen kinerja berdasarkan mixed model dapat meningkatkan kesiapan individu menghadapi perubahan. Melalui desain quasi experiment dan metode action research penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyusunan dan sosialisasi sistem manajemen kinerja berdasarkan mixed model dalam meningkatkan kesiapan individu menghadapi perubahan organisasi. Prosedur penelitian penyusunan sistem manajemen kinerja menerapkan penggabungan metode action research dan tahapan penyusunan sistem manajemen kinerja dari Spencer & Spencer (1993). Subjek penelitian terdiri dari 60 orang karyawan di sebuah Rumah Sakit X Swasta di Yogyakarta yang dibagi dalam dua kelompok. Kelompok eksperimen (30 orang) mendapatkan intervensi sistem manajemen kinerja dan kelompok yang lain (30 orang) sebagai kelompok kontrol. Kesiapan individu menghadapi perubahan dalam organisasi diukur dengan mengadaptasi skala readiness to change (Bouckenooghe, Devos & Broeck, 2009). Pengukuran dilakukan pada semua subjek penelitian. Tes awal dilakukan sebelum penelitian dan tes akhir dilakukan setelah proses sosialisasi sistem manajemen kinerja. Hipotesis diuji menggunakan anava campuran dan uji t. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyusunan sistem manajemen kinerja berdasarkan mixed model yang menggunakan metode partisipatif dapat meningkatkan kesiapan individu menghadapi perubahan sistem dalam organisasi (F = 12,726, p<0,01) dan terdapat perbedaan yang sangat signifikan pada tingkat kesiapan individu menghadapi perubahan sebelum dan sesudah manipulasi dengan nilai t = 5,543, (p<0,01).
Employee acceptance of the application of new systems in organizations is an important element in the implementation of these systems succeed. Performance management system is one of the important systems within an organization, performance appraisal can be measured objectively. Hypotheses in this research is preparation and dissemination of participatory performance management systems can be improving the individuals readiness to change. Through the quasiexperimental design and methods of action research this study aims to determine the effectiveness of the preparation and dissemination of participatory performance management systems in improving the individuals readiness to change. Procedures for the preparation of research applying performance management system combining action research methods and preparation stages of the performance management system spencer & spencer (1993). Subjects amount 60 staf in one of hospital X in Yogyakarta that composite in two group. Experiment group (30 people) have intervention of performance management system and other’s (30 people) act as control group. Individual’s readiness to changes in the organization was measured by adapting the readiness to change questionnaire (Bouckenooghe, DeVos Broeck, 2009). Measurements were taken at all study subjects. Pre-tests carried out before the research and post-test conducted after a process of socialization. Hypotheses were tested using mixed anova and t-test. Results of data analysis are performance management system according mixed model that uses participatory methods can increase the individual’s readiness to changes in the organizational system (F = 12,726, p<0,01) and there is difference significant individual’s readiness to changes before and after manipulation are given t = 5,543, (p<0,01).
Kata Kunci : Keisapan individu menghadapi perubahan,Sistem manajemen kinerja,Action research