Laporkan Masalah

Pengaruh pelatihan keterampilan dasar berjalan kaki terhadap perilaku menyeberang jalan anak

DURYATI, Dr. Magda Bhinnety, M,Si

2010 | Tesis | S2 Magister Sains Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pelatihan keterampilan dasar berjalan kaki terhadap perilaku menyeberang jalan anak. Anak-anak merupakan korban yang sangat rentan mengalami kecelakaan. Hampir 18% dari kecelakaan lalu lintas melibatkan pejalan kaki kelompok usia 14 tahun dan lebih muda. Simulasi menggunakan jalan buatan dengan prinsip Applied Behavior Analysis (ABA) yang dilakukan dalam penelitian ini, dapat meningkatkan perilaku menyeberang jalan anak yang aman. Instrumen yang dipakai untuk mengambil data adalah observasi perilaku menyeberang jalan anak. Subyek penelitian terdiri dari 30 orang anak berusia 5-6 tahun yang dipilih dari TK Yayasan Sultan Agung Yogyakarta. Pemilihan secara random dilakukan untuk membagi subjek kedalam kelompok kontrol (15 anak) dan kelompok eksperimen (15 anak). Data dianalisis dengan teknik statistik analisis varian campuran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan keterampilan dasar berjalan kaki memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap peningkatan perilaku menyeberang jalan anak. Pelatihan keterampilan dasar berjalan kaki memberikan pengaruh sebesar 78%, yang mengindikasikan bahwa perilaku menyeberang jalan anak menjadi lebih aman setelah mengikuti pelatihan

The aim of this reserach was to examine the influence of walking basic skill training in children crossing behavior. Children are vulnerable victims of the traffic fatalities. Almost 18% of the traffic fatalities in the 14 and younger age group were pedestrians. Simulation using pretend road with applied behaviour analysis that can improve child crossing behavior to be safe. The main instrument as tool to collect the data in this research was crossing behavior observation. The 30 subject of this study ages 5–6 participated were selected from TK Yayasan Sultan Agung Yogyakarta. Random selected was used to pairs subject in control group (15 children) and experimental group (15 children). The obtained data were then computed by mixed analysis of variance. The result of this study were Walking Basic Skill Training gave significant improvement in child crossing behavior. Walking basic skill training gave improvement 78%, indicating child behavior crossing more safely after following training.

Kata Kunci : perilaku menyeberang, pelatihan keterampilan berjalan kaki, anak, crossing behavior, walking skill training, child


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.