Pertunjukan drama Hikayat Cantoi karya Sulaiman Juned kajian konflik politik di Aceh 1989-2005
ARIANTO, Budi, Prof. Dr. C. Soebakdi Soemanto, S.U
2010 | Tesis | S2 Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni RupaPenelitian terhadap drama Hikayat Cantoi karya Sulaiman Juned ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan strukturalisme genetik yang ditopang pendekatan multidisiplin. Yaitu, dilengkapi dengan teori semiotika untuk mengkaji makna pertunjukan, teori konflik untuk membedah konflik yang terjadi dan psikoanalisis untuk memahami karakter tokoh, serta konsepkonsep politik dalam mengurai situasi politik yang mempengaruhi lahirnya drama tersebut. Drama Hikayat Cantoi dijadikan objek penelitian, karena: pertama, drama tersebut diciptakan seorang pengarang sekaligus dramawan yang memiliki pengetahuan secara akademis tentang teater. Kedua, pengarang berani membuka jalan untuk menggambarkan suatu peristiwa konflik politik berdasarkan peristiwa yang terjadi dalam masyarakat. Ketiga, merupakan karya yang mengawinkan antara sastra, tari, musik dan teater tradisi dengan konsep teater modern. Keempat, secara sosial berlatar belakang konflik politik yang terjadi di Aceh, sehingga relevan diteliti dengan teori strukturalisme genetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Bentuk struktur drama Hikayat Cantoi; 2) Hubungan unsur-unsur drama Hikayat Cantoi dengan aspek sosiologisnya; 3) Latar belakang sejarah atau peristiwa sosial masyarakat Indonesia yang mengkondisikan lahirnya drama Hikayat Cantoi; 4) Pandangan dunia Sulaiman Juned dalam drama Hikayat Cantoi; 5) Konflik politik di Aceh yang tercermin dalam drama Hikayat Cantoi. Analisis dilakukan melalui beberapa tahap;1) analisis latar belakang sosial budaya Aceh; 2), analisis latar belakang pengarang; 3) Analisis stuktur teks naskah; 4) analisis pementasan; 5) analisis kondisi sosial historis dan konflik politik dan kekerasan di Aceh terhadap penciptaan drama Hikayat Cantoi; 6) analisis pandangan dunia Sulaiman Juned dan pengaruhnya dalam penciptaan drama Hikayat Cantoi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis model mengalir yang meliputi; pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data penelitian, dapat disimpulkan hubungan antar drama Hikayat Cantoi dengan realititas sehari-hari pada masa konflik memiliki kemiripan. Pengarang mempunyai pandangan dunia humanisme. Struktur sosial yang turut memanifestasi lahirnya drama Hikayat Cantoi lebih didominasi oleh kondisi konflik politik antara Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka yang terjadi di Aceh.
The study of Hikayat Cantoi written by Sulaiman Juned used genetic structuralism. Supported by multidisciplinary approaches, it applied the theory of semiotics analysing the meaning of performance, the theory of conflict due to psychonanalys on characters, and political concepts to describe political situation initialising the birth of the play. The play of Juned’s Hikayat Cantoi had several qualities. First, it was composed by an author-stageplayer with academical knowledge on theatre study. Second, it was boldly described by the author as a political conflict in society. Third, it combined literatures, dance, music and traditional theatre with modern theatre concepts. Fourth, socially based on Aceh political conflict, it was studied with theory of genetic structuralism. The purposes of this study are to identify: 1) the structure of the play, 2) the relationship among the play’s elements and its sociological aspects, 3) the historical background or social events of Indonesians inspiring the play, 4) the general vision of Sulaiman Juned about the play, 5) the political conflict reflected on the play. The analysis of this study are;1) the sociocultural background of Aceh 2) the background of the author, 3) the textual structure of the script, 4) the performance, 5) the condition of the socio-historic, political conflict and violence due to the play, 6) the vision of the author influencing the play. The data analysis technique used the flowing analysis consisting of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. According to the data analysis, it was concluded that there was a similarity between Hikayat Cantoi and reality during the conflict. The author had a humanism vision which influenced him to create the play and it was dominated by political conflict between Government of Indonesian and Free Aceh Movement.
Kata Kunci : Hikayat Cantoi, strukturalisme genetik, multidisiplin, Konflik, Hikayat Cantoi, genetic structuralism, multidisciplinary approaches, theory of semiotics, and theory of conflict