Efektivitas mendekatkan obat anti-retroviral pada orang dengan HIV-AIDS oleh Yayasan Sheep (Society for helath education environment and peace) Indonesia di Kabupaten Pati Tahun 2010
HERNADI, Alexius Wien, dr. Rossi Sanusi, MPA., PhD
2010 | Tesis |Latar Belakang: Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) saat ini sudah menjadi pandemi. Dampaknya sangat merugikan, baik dampak kesehatan, sosial ekonomi, maupun politik. Dari laporan global yang dikeluarkan badan dunia UNAIDS pada akhir 2007 terdapat sekitar 33.000.000 jiwa yang hidup dengan (Human immunodeficiency virus) HIV, diantaranya 2,7 juta jiwa hidup dengan AIDS, dan 2 juta jiwa meninggal dunia akibat infeksi oportunistik lainnya. Kasus AIDS di Indonesia hingga akhir Maret 2009 sudah mencapai 16.964 kasus. Terjadi peningkatan enam kali lipat dalam kurun waktu empat tahun. Pada Desember 2004 baru ada 2.628 kasus AIDS dan pada Desember 2008 meningkat menjadi 16.110 kasus. Yayasan SHEEP Indonesia merupakan salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ikut peduli dengan masalah-masalah HIV-AIDS di Indonesia. Dalam kepedulian terhadap orang dengan HIV-AIDS (ODHA) Yayasan SHEEP Indonesia melakukan upaya mendekatkan obat Anti-retroviral (ARV) pada ODHA, dengan cara memberikan dukungan sosial. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui apakah petugas-petugas lapangan Yayasan SHEEP Indonesia efektif melaksanakan program mendekatkan obat ARV kepada ODHA. Metode Penelitian: Jenis penelitian adalah kualitatif dengan rancangan studi kasus. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara mendalam dan studi dokumen. Subjek penelitian ini adalah 8 ODHA yang didampingi Yayasan SHEEP Indonesia. Hasil Penelitian: Petugas-petugas lapangan Yayasan SHEEP Indonesia berhasil melaksanakan program mendekatkan obat ARV pada ODHA secara efektif Kesimpulan: Melakukan fungsi-fungsi manajemen berhubungan positif dengan memberikan dukungan sosial. Dukungan sosial berhubungan positif dengan mendekatkan obat ARV.
Background: AIDS is a pandemic now. Detrimental impacts, both on health, social-economic, and politic. From a global report issued by UNAIDS at the end of 2007 there were approximately 33,000,000 people living with HIV, of which 2.7 million people with AIDS, and 2 million people died of AIDS-HIV and other opportunistic infections. In Indonesia, AIDS cases had reached 16,964 cases until the end of March 2009. It increased six times over a period of four years. In December 2004, there are 2628 new cases of AIDS and 'in December 2008 it was increased to 16,110 cases. SHEEP Indonesia Foundation is one of the participating NGOs concerned with problem of HIV-AIDS in Indonesia. In caring for people living with HIV, SHEEP Indonesia Foundation tries to bring antiretroviral drugs to people living with HIV, by supporting their living to understand social dimension. Research Objectives: Determining the effectiveness of efforts bringing antiretroviral drugs to people living with HIV which has been done by SHEEP Indonesia Foundation. Research Methods: This research is a qualitative research. Data collection was carried out using in depth interview and document studies of eight people living with HIV supporting by SHEEP Indonesia Foundation. Research Results: The effort to bring antiretroviral drugs to people living with HIV who has received assistance from SHEEP Indonesia Foundation was effective. It is proved by the fact that people living with HIV who has received assistance from SHEEP Indonesia Foundation drop-out. Conclusion: Social dimension support that is given to the people living with HIV is the key of success on bringing antiretroviral drugs.
Kata Kunci : ARV, ODHA, Dukungan Sosial, Yayasan SHEEP Indonesia, antiretroviral drugs, people living with HIV, Social Dimension, SHEEP Indonesia Foundation