Dampak pelatihan deteksi dini tumbuh kembang terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan bidan di Kabupaten Banjar
LESTARI, Wuri, Prof. dr. Djauhar I, SpA(K), MPH, PhD
2010 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Untuk mengembangkan kualitas hidup anak, deteksi dini penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan sangat penting bagi intervensi awal. Banyak bukti yang menunjukkan bahwa intervensi awal dapat membantu mencegah hilangnya potensi anak-anak dan perbaikannya bisa terjadi dengan cepat. Intervensi awal meningkatkan perkembangan anak dan mencegah serta memperbaiki penyimpangan perkembangan. Terdapat sekitar 12-29% anak-anak di Negara berkembang datang ke puskesmas dengan identifikasi penyimpangan perkembangan. Kondisi tersebut sangat memerlukan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan dalam mengidentifikasi penyimpangan, untuk itu diperlukan pelatihan para tenaga kesehatan khususnya bidan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan. Tujuan: Untuk mengetahui perubahan skor pengetahuan, sikap dan keterampilan bidan saat sebelum dan sesudah mendapatkan pelatihan. Metode Penelitian: Rancangan penelitian ini adalah quasi experiment, dengan desain pretest – posttest with control group design. Pengambilan sampel menggunakan tekhnik purposive sampling berjumlah 74 bidan, 37 bidan sebagai kelompok intervensi, 37 bidan sebagai kelompok pembanding. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariabel, analisis bivariabel menggunakan paired t-test, independent t-test, dan uji korelasi dengan tingkat kemaknaan p<0,05 dan analisis multivariabel menggunakan regresi linier. Hasil: Ada peningkatan yang bermakna pada skor pengetahuan, skor sikap dan skor keterampilan pada bidan yang mendapatkan intervensi pelatihan dalam melakukan deteksi dini tumbuh kembang. Kesimpulan: Intervensi pelatihan yang dilakukan kepada para bidan selama 3 hari dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan bidan antara sebelum mendapatkan pelatihan dengan sesudah mendapatkan pelatihan.
Background: To develop a child’s life quality, early detection of growth and development disturbances is very crucial for early intervention. Much evidence has proven that early intervention can help prevent a child potential loss and its improvement can occur rapidly. In fact, early intervention increases a child’s development and prevents as well as improves development disturbances. There are around 12-29% of children in developing countries that have come to primary health centers with an identification of development disturbances. This condition greatly requires health workers’ knowledge and skills in identifying the disturbances; therefore, training for health workers especially midwives is needed to improve their knowledge, attitude, and skills. Objective: To know the score changes in midwives’ knowledge, attitude, and skills before and after receiving training. Method: This was a quasi experimental study with pretest – posttest with control group design. Samples were collected using purposive sampling technique as many as 74 midwives, who were divided into two groups namely intervention group (n=37) and control group (n=37). The data analyses used univariable analysis, bivariable analysis using paired t-test, independent t-test, and correlation test with the significance level of p<0.05, and multivariable analysis using linier regression. Result: There was a significant increase in the score of knowledge, attitude and skills for midwives that received training intervention in doing early detection of a child’s growth and development. Conclusion: Training intervention given to the midwives for three days could increase the midwives’ knowledge, attitude, and skills between before and after receiving training.
Kata Kunci : Pengetahuan,Sikap,Keterampilan,Pelatihan DDTK