Laporkan Masalah

Pengaruh jarak antar kehamilan dan metode kontrasepsi pil terhadap berat bayi lahir di Kabupaten Purworejo Jawa Tengah :: Analisis data surveilansi LPKGM 1996-1998

ASWITA, Prof. dr. Djaswadi D, SpOG(K), MPH,PhD

2010 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Di Indonesia proporsi BBLR pada tahun 2002-2003 turun berkisar 7,6%, namun tahun 2007 proporsi BBLR meningkat menjadi 11,5%. Sementara peningkatan kejadian BBLR di Kabupaten Purworejo pada tahun 2007 sebanyak 476 dari 9663 kelahiran (4,9% ). Dari beberapa hasil penelitian sebelumnya bahwa jarak antar kehamilan yang pendek dan penggunaan kontrasepsi pil dekat dengan waktu pembuahan dapat meningkatkan risiko BBLR. Terdapat beberapa penelitian yang berbeda memberikan kesimpulan bahwa pemakaian kontrasepsi pil sebelum hamil tidak berhubungan dengan BBLR.Tujuan Penelitian: Untuk menguji apakah ada pengaruh jarak antarkehamilan dan metode kontrasepsi pil dapat meningkatkan atau berhubungan dengan kejadian berat bayi lahir rendah.Metode Penelitian: Penelitian ini mengambil manfaat dari penelitian Survailan LPKGM FK UGM tahun 1996-1998 dengan rancangan penelitian kohort retrospektif. Sampel dalam penelitian ini adalah sampel yang digunakan survailan longitudinal LPKGM dengan kriteria yang telah ditetapkan dalam penelitian. Metode pengambilan sampel menggunakan rancangan pengambilan sampel secara berjenjang, menurut acuan probability proportional to estimated size. Analisa bivariabel untuk mengetahui pengaruh jarak antar kehamilan dan metode kontrasepsi pil terhadap berat bayi lahir menggunakan korelasi product moment,independent t-tes, Chi-square dan analisa multivariabel untuk mengetahui pengaruh jarak antar kehamilan dan metode kontrasepsi pil terhadap berat bayi lahir dengan mengikutsertakan KTD dan status gizi ibu menggunakan uji regresi linier dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil: Hasil analisis bivaribel menunjukkan jarak antar kehamilan dengan berat bayi lahir berdasarkan hasil uji korelasi menunjukkan kekuatan hubungan yang bermakna (r=0,142; p=0,001). Variabel status gizi ibu berpengaruh secara signifikan terhadap berat bayi lahir dengan diperloleh nilai p=0,001. Variabel KTD terhadap jarak antar kehamilan juga berpengaruh secara signifikan dengan nilai p<0,05. Analisis multivariabel menunjukkan bahwa setiap 1 bulan jarak antar kehamilan meningkatkan berat bayi lahir 5,8 gram (koefisien = 5,81; 95% CI 2,96 - 8,67 dan p=0,00). Penggunaan kontrasepsi pil pada ibu sebelum hamil dapat menaikkan 7 gram berat bayi lahir.Kesimpulan: Semakin pendek jarak antar kehamilan maka semakin rendah berat bayi lahir. Penggunaan kontrasepsi pil pada ibu sebelum hamil dapat menaikkan berat lahir 7 gram

Background: Based on IHDS year 2007, Infant Mortality Rate (IMR) in Indonesia which is 34 per 1000 live births is considered relatively high. Since 2003, there has been no significant decrease in IMR (3%). In Indonesia, the proportion of Low Birth Weight (LBW) in 2002-2003 decreased around 7.6%; however, in 2007 the proportion increased to be 11.5%. In the same year, the increase of LBW in Purworejo District was as many as 476 of 9663 births (4.9%). From the results of the previous studies, short pregnancy interval and use of pill contraceptive close to the conception time could increase the risk of LBW. There have been some different studies that have given different conclusions that the use of pill contraceptive prior to pregnancy does not correlate to LBW.Objective: To test whether the effect of the pregnancy interval and the use of pill contraceptive method can increase or is correlated to Low Birth Weight.Method: This study used the result of Surveillance study of CHN-RL year 1996-1998 with retrospective cohort study design. Samples were from longitudinal surveillance study of CHN-RL with criteria chosen in this study. Samples were taken using Proportional Population Estimated Size (PPES). Bivariable analysis was used to know the effect of pregnancy interval and the use of pill contraceptive on LBW using chi-square test and multivariable analysis was used to know the effect of pregnancy interval and use of pill contraceptive on LBW by including KTD and mother’s nutritional status by using logistic regression test with CI 95%. Result: The result of bivariate analysis showed that the pregnancy interval < 35 months affected LBW significantly (RR= 2.3 and 95% CI 1.35-3.78). Multivariate analysis showed that the pregnancy interval affected LBW significantly (RR = 2.3 and 95% CI 1.36 – 3.78). The use of pil contraceptive prior to pregnancy did not affect LBW significantly (RR= 0.97 and 95% CI: 0.56-1.65).Conclusion: Short pregnancy interval affected LBW. In addition, the use of pill contraceptive prior to pregnancy did not affect LBW.

Kata Kunci : Jarak antar kehamilan,Kontrasepsi pil,Berat bayi lahir, Pregnancy interval, pill contraceptive, Birth Weight


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.