Pemerintahan kota Cirebon 1906-1942
MASDUQI, Zaenal, Prof. Dr. Djoko Suryo
2010 | Tesis | S2 SejarahTesis ini membahas tentang proses/perjalanan sejarah sebuah daerah pribumi menjadi kota bergaya kolonial/Eropa selama periode 1906-1942. Penelitian ini tidak saja membahas periode tersebut namun juga peristiwa-peristiwa penghantar yang sebelumnya terjadi secara kronologis juga dibahas. Pengambilan topik ini didasarkan pada pertimbangan bahwa kajian sejarah lokal apalagi tentang kota masih dirasa kurang yang akan mengungkapkan perubahan sosial, ekonomi dan politik dalam kehidupan masyarakat perkotaan. Pokok kajian tesis ini termasuk kajian sejarah kota. Kota dalam arti sebagai sebuah ruangan/lokasi bagi kajian pendirian kota dan perkembangannya dalam bidang ekonomi, sosial, budaya dan politik. Metode yang dipakai adalah studi pustaka, studi arsip, studi foto dan sejarah lisan. Konsep yang digunakan adalah kota sebagai centrum kebudayaan dan kota sebagai pusat pemberhentian. Permasalahan pokok yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana peristiwa sosial, ekonomi dan politik yang terjadi mengitari sebelum dan selama periode 1906-1942 berlangsung, seperti aturan mendirikan sebuah gemeente, keinginan warga kota untuk memiliki hak berbicara dan mengatur hidupnya sendiri tanpa bergantung dengan pemerintahan pusat yang ada di Batavia, peningkatan pelayanan dan kesejahteraan hidup, kesehatan lingkungan dan kemudahan bertransportasi, berpengaruh pada kehidupan masyarakat pribumi di kota Cirebon Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa perubahan status daerah menjadi kota dengan segala perbaikan dan kemajuan dirasakan pula oleh warga/masyarakat pribumi, walaupun sebenarnya mereka bukan sasaran utama dari pendirian gemeente, melainkan orang-orang kulit putih yang tinggal menetap di kota Cirebon.
The thesis deals with the historical process of a native region becoming a Colonial/european modelled city during the period of 1906-1942. It discussess not only that period of time but also the historical moment what happened before that. The reason why I take this topic is that previous studies do not give substantial concern on local history particularly of a city, which reveal social, economic and political changes in the municipal community in Indonesia. The main research of this thesis is include in municipal history research. The municipality means a space/location of municipal establishment research and it’s development of economic, social, culture and politic. We made use of methode consisting library study, archive study, photoghraphy study and oral interviews. Concepts in use are municipal as culture centrum and break-intransportation. The main problem of this research is how the social, economic and political happened before and during the period of 1906-1942 were. This includes the regulation of the establishment of Gemeente, the desire of municipal citizen to have the right to preedom of speech and to handle their own affairs without much dependence on central government in Batavia, the improvement of public service, prosperity, health and eazy acces to transportation, which give impact to the life of the native community in Cirebon city. The Conclusion of this research is that the change of status from region to city with all improvement and progress was enjoyed by native citizens, although in fact they are not the main subject of the establishment of Gemeente, but European citizens who stayed and lived in Cirebon city.
Kata Kunci : Perubahan,Kota,Hak untuk bicara dan mengatur, Change, City, Right to preedom of speech and handle of own affairs