Parate eksekusi jaminan fidusia pada Bank Rakyat Indonesia kantor cabang pembantu Aur Kuning Bukitinggi
ISLAMY, Doly Fitratul, M. Hasbi, S.H., M.H
2010 | Tesis | S2 Magister KenotariatanPenelitian mengenai Parate Eksekusi Jaminan Fidusia Pada Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Pembantu Aur Kuning Bukittinggi, bertujuan untuk mengetahui apa yang menjadi alasan dipilihnya parate eksekusi jaminan fidusia dan proses pelaksanaan parate eksekusi jaminan fidusia pada BRI KCP Aur Kuning Bukittinggi. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat yuridis empiris atau penelitian yuridis sosiologis, dimana dalam melakukan penelitian, peneliti membandingkan antara tataran ideal sesuai dengan kehendak Undang-Undang (das sollen) dengan kenyataan dilapangan ( das sein ). Data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan Data yang terkumpul dianalisa secara kualitatif dan sisajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: 1. parate eksekusi jaminan fidusia terhadap debitur yang kreditnya macet pada BRI KCP Aur Kuning dilakukan secara penjualan di bawah tangan berdasarkan persetujuan antara debitur dan kreditur, alasan dipilihnya parate eksekusi terhadap jaminan fidusia secara penjualan dibawah tangan adalah; dapat dilakukan dengan cepat, mudah, dapat memperoleh harga yang tinggi, biaya ringan dan nama baik debitur dapat terjaga; 2. Parate eksekusi jaminan fidusia secara penjualan di bawah tangan yang dilakukan oleh BRI KCP Aur Kuning dilakukan setelah adanya kesepakatan antara debitur dan kreditur, dan pelaksanaan penjualan tersebut diserahkan sepenuhnya kepada debitur karena adanya itikad baik debitur. Dalam pelaksanaannya penjualan secara di bawah tangan obyek jaminan fidusia tidak sepenuhnya sesuai dengan ketentuan Pasal 29 ayat (2) Undang-undang Fidusia, karena penjualan di bawah tangan tersebut tidak dilakukan dengan mengeluarkan pengumuman terlebih dahulu dalam dua surat kabar setempat. Penjualan di bawah tangan ini dapat dikatakan sebagai jual beli biasa. Setelah debitur melunasi setiap hutangnya kreditur tidak melakukan pencoretan terhadap daftar fidusia pada Departemen Hukum Dan Hak Asasi Manusia Kantor Wilayah Padang, sehingga hal ini dapat merugikan pembeli nantinya.
Research of Parate Execution On Fiduciary Security In Bank Rakyat Indonesia Unit Aur Kuning Bukittinggi has objective to find out the legal ground of Parate Execution Fiduciary Security and its implementation process in BRI Unit Aur Kuning Bukittinggi. This research is empirical juridical research or sociological juridical research which is in doing research, the researcher compare between ideal rank according to law order (das sollen) and condition of law enforcement in practice (das sein). Primary and secondary data that were acquired from field research and collected from literature research have been analyzed quantitatively and presented descriptively. Result of this research showed: 1. Parate Execution On Fiduciary Security to debtor with stagnant credit in Bank Rakyat Indonesia Unit Aur Kuning Bukittinggi has been privately made by the agreement between debtor and creditor. The main reason of this privately made decision is; quick process, easy, high value, low cost and reputation of the debtor can be bound in honor; 2. Parate Execution On Fiduciary Security is taken by Bank Rakyat Indonesia Unit Aur Kuning Bukittinggi after the agreement between debtor and creditor, and absolutely the transaction process is given to debtor due to the intention of the debtor itself. In fact, privately made transaction of Fiduciary object is not utterly reliable to Section 29 subsection (2) Fiduciary Law, by reason of this privately made transaction is not processed by publishing an announcement to two local newspapers previously. Privately made auction sales can be said as ordinary transaction. After the debtor pay off all the debt, creditor does not make a removal to Fiduciary list in Law and Human Right Department Padang Region, with the result that it will inflict debtor in the future.
Kata Kunci : Parate eksekusi, Jaminan fidusia