Perlindungan hukum terhadap perempuan korban tindak pidana perdaganagn orang di Sulawesi Utara
SUMARAB, Friskila, Sigid Riyanto, S.H., M.Si
2010 | Tesis | S2 Magister Ilmu HukumPenelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui faktor-faktor apakah yang melartabelakangi terjadinya tindak pidana perdagangan orang di Sulawesi Utara, dan (2) mengetahui bentuk-bentuk perlindungan hukum yang seharusnya diberikan kepada perempuan korban tindak pidana perdagangan orang. Penelitian perlindungan hukum terhadap perempuan yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang ini menggunakan metode normatif empiris. Penelitian hukum normatif, berupa : dokumen, jurnal hukum, hukum positif atau literatur kepustakaan yang merupakan data sekunder. Adanya intensitas kedekatan dan relevansi menjadi dasar menentukan suatu bahan hukum masuk dalam kriteria tertentu, seperti bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Penelitian empiris, berupa temuan realita permasalahan yang terjadi terhadap perempuan yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang di Propinsi Sulawesi Utara. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab utama terjadinya tindak pidana perdagangan orang di daerah Sulawesi Utara karena masalah ekonomi, letak propinsi Sulawesi Utara yang sangat strategis, serta kurangnya informasi tentang akibat dari bahaya perdagangan orang menyebabkan banyak perempuan yang menjadi korban. Implementasi perlindungan hukum terhadap perempuan yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang baru sebatas pada proses peradilan pidana yaitu penjatuhan sanksi terhadap pelaku sehingga tidak menyentuh kepada kepentingan korban. Adapun Bentuk-bentuk perlindungan hukum yang harus didapatkan oleh perempuan yang menjadi korban ialah pendampingan dan pelayanan, ganti kerugian, rehabilitasi, serta restitusi.
This research aims to: (1) determine the factors that influenced the crime of trafficking in the Sulawesi, and (2) knowing the forms of legal protection that should be given to women victims of trafficking offenses. Research legal protection to women who are victims of this criminal act of trafficking in persons Normative Empirical method. Normative legal research, such as: documents, journal of law, positive law or which is a bibliography of literature on secondary data. The existence of the intensity of closeness and relevance into the basic law to determine a material enter in specific criteria, such as primary legal materials, secondary and tertiary. Empirical research, the findings will inform the reality of problems that occur to women who are victims of criminal acts of trafficking in persons in the Province of North Sulawesi. The results showed that the implementation of the most important cause was trafficking in persons of North Sulawesi because complication of economic, the strategic location of North Sulawesi decayed of information about the dangerous of trafficking in persons cause many victim in North Sulawesi. Implementattion of legal protection for women who are victim of criminal trafficking in persons just limited of proceses to justice court that is avoidance for prisoners until againt to touch the women victim. There was procedur of legal protection have get for women is assistance and service, compensation, rehabilitation, and restitution.
Kata Kunci : Perlindungan hukum,Korban,Perempuan