Laporkan Masalah

Dampak bantuan sarana produksi terhadap pendapatan usaha budidaya ikan nila di Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo, 2009

USMAN, Fidya, Dr. Soeratno, M.ec

2010 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian tentang dampak bantuan sarana produksi terhadap pendapatan usaha budidaya ikan nila di Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo tahun 2009 ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi budidaya ikan nila, mengevaluasi pelaksanaan bantuan sarana produksi usaha budidaya ikan nila dan mengevaluasi dampak bantuan sarana produksi terhadap pendapatan usaha budidaya ikan nila. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pembudidaya ikan nila yang menerima dan yang tidak menerima bantuan sarana produksi usaha budidaya ikan nila dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Gorontalo sebanyak 52 orang dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah disediakan. Data Sekunder dikumpulkan dari beberapa sumber yaitu dinas/instansi terkait. Alat analisis yang dipergunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi budidaya ikan nila adalah regresi linier berganda. Variabel dependent adalah produksi nila/volume areal, sedangkan variabel independent adalah jumlah benih/volume areal, jumlah pakan/volume areal, peralatan/volume areal dan faktor koreksi (bantuan sarana produksi). Selanjutnya dianalisis dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Untuk mengevaluasi pelaksanaan bantuan sarana produksi usaha budidaya ikan nila menggunakan metode deskriptif. Untuk mengevaluasi dampak bantuan sarana produksi terhadap pendapatan usaha budidaya ikan nila menggunakan alat analisis uji beda dua ratarata yaitu dengan membandingkan pendapatan pembudidaya ikan nila yang menerima dan yang tidak menerima bantuan sarana produksi dari pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Gorontalo. Dari hasil analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi budidaya ikan nila dengan α = 0,05 diperoleh R2 = 0,910273, dengan t-hitung masing-masing: benih/volume areal = 1,1924685, pakan/volume areal = 1.728185, peralatan/volume areal = 1.256997, faktor koreksi (bantuan sarana produksi) = 1,078135 dan F-hitung 119,2026; t-tabel = 1,671 dan F-tabel = 2,56. Secara parsial dan serempak faktor-faktor produksi jumlah benih/volume areal, jumlah pakan/volume areal berpengaruh nyata (signifikan) terhadap produksi ikan nila sedangkan peralatan/volume areal dan faktor koreksi (bantuan sarana produksi) tidak berpengaruh nyata (signifikan) terhadap produksi ikan nila. Secara nominal terdapat perbedaan pendapatan per volume areal yang lebih tinggi antara pembudidaya ikan nila yang menerima dengan yang tidak menerima bantuan sarana produksi usaha budidaya ikan nila dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Gorontalo dan secara statistik ada perbedaan pendapatan yang signifikan pada derajat kepercayaan 95 persen.

Research a but the impact of production inputs assistance on tilapia fish venture cultivations income in the Kota Barat District of Gorontalo City, 2009 was aimed to analyze the factors that influence the production of tilapia fish farming, to evaluate the implementation of production facilities of tilapia farming and to evaluate the impact of facilities production to income of tilapia fish farmers. Necessary data in this study are primary and secondary. The primary data obtained through interviews with tilapia fish farmers who received and who did not receive the help of production facilities from the tilapia fish farming Fisheries and Maritime Affairs Gorontalo province of 52 people by using questionnaires that have been provided. Secondary data have collected from several sources were offices/agencies. The analysis tool used to determine the factors influencing the production of tilapia fish farming is a multiple linear regression. Dependent variable is the production of tilapia/volume area, while the independent variable is the number of seeds/volume area, the amount of feed/volume of the areas, equipment/area and volume correction factors (help production facilities). Method and analyzed by Ordinary Least Square (OLS). To evaluate the implementation of assistance means the cultivation of tilapia production using descriptive methods. To evaluate the impact of production inputs assistance to income of tilapia fish farmers to use two different test analysis tools on average by comparing the income of tilapia fish farmers who received and who did not receive assistance from local production facilities through the Department of Fisheries and Maritime Province of Gorontalo. From the results of analysis of the factors that affect aquaculture production of tilapia obtained with α = 0.05 R2 = 0.910273, with t-count each: Seed/volume area = 1.1924685, feed/volume area = 1.728185, equipment/volume area = 1.256997, the correction factor (the help of production facilities) = 1.078135 and F-count 119.2026; t-table = 1.671 and F-table = 2.56. Partially and simultaneously the factors of production the number of seeds/volume area, the amount of feed/ volume area of significant (significant) of tilapia production while the equipment/ area and volume correction factors (help production facilities) was not significant (significant) towards fish production tilapia. There is a difference in nominal income per volume is higher acreage of tilapia fish farmers who receive assistance with the production facilities do not accept the cultivation of tilapia fish from Department of Fisheries and Maritime Provinces of Gorontalo and there was a statistically significant difference in income at 95 percent confidence level.

Kata Kunci : Pendapatan petani,Produksi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.