Laporkan Masalah

Investasi zakat dan pengaruhnya terhadap peningkatan pendapatan dan produktivitas dhuafa buruh tani :: Studi kasus Baitul Maal Desa Dompet Dhuafa Yogyakarta Tahun 2009

DJAYUSMAN, Royyan Ramdhani, Prof. Dr. Lincolin Arsyad, M.Sc

2010 | Tesis |

Permasalahan kemiskinan merupakan permasalah serius bagi bangsa Indonesia. Penduduk miskin di Indonesia per Maret 2009 mencapai 32,53 juta jiwa dengan penyebaran mayoritas (63,39 persen) di pedesaan dan sisanya (36,61 persen) di perkotaan. Mayoritas penduduk miskin di pedesaan bekerja sebagai petani kecil dan buruh tani. Penduduk mayoritas Indonesia adalah muslim sebesar 86 persen (Sensus, 2000) dari total populasi. Populasi yang besar tentunya menjadikan potensi zakat di Indonesia juga cukup besar yaitu Rp11,5 triliun. Dengan populasi muslim dan potensi zakat yang dimiliki, seharusnya umat muslim di Indonesia dapat ikut memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi Indonesia, khususnya terhadap pengentasan kemiskinan. Potensi tersebut merupakan sebuah peluang sekaligus tantangan bagi umat muslim di Indonesia. Selain itu, masih terdapat berbagai permasalahan dalam pengelolaan penyaluran dana zakat. Pengelolaan dan penyaluran dana zakat di Indonesia masih banyak dilakukan dengan cara klasik dan konsumtif, sehingga belum dapat memberikan dampak yang maksimal dan signifikan bagi peningkatan kesejahteran fakir miskin dalam jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan model penyaluran dana zakat yang lebih produktif dan bermanfaat serta berkesinambungan. Objek penelitian ini adalah Baitul Maal Desa (BMD) Dompet Dhuafa yang mengelola dana zakat secara produktif melalui skema investasi zakat. Fokus penelitian ini adalah model investasi zakat yang dipraktekkan BMD, pengaruhnya terhadap peningkatan pendapatan dhuafa dan variabel yang mempengaruhi pendapatan dan produksi. Penelitian ini menggunakan data-data kualitatif dan kuantitatif, sedangkan analisis data dilakukan dengan deskriptif, uji beda dua ratarata dan regresi. Penelitian ini menyimpulkan tiga kesimpulan, pertama; gambaran umum tentang model investasi zakat yang dipraktekkan BMD dan persepsi peserta terhadap program investasi BMD, kedua; adanya peningkatan pendapatan dhuafa buruh tani sebelum dan setelah mengikuti program BMD dengan peningkatan rata-rata pendapatan sebesar Rp210.584,00 per bulan, ketiga; diantara variabel independen (luas lahan, pengelolaan, pendampingan dan total biaya) didapat bahwa variabel independen luas lahan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi padi dhuafa buruh tani peserta program BMD.

Poverty is a part of multi problems for macro economy of Indonesia. Indonesia is a country with a huge potency of agriculture, natural resources and a wide territory of oceans but poverty absolutely centered in village as a focus for agriculture. Farmers and fishermen are majority who live in poverty. As a majority of the population (86%) Muslims have to take a big part to solve these problems. Zakah is a kind of social security system in Islam which is one of obligations for every Muslim. The latest survey of PIRAC in 2007 shows potency of zakat in Indonesia around 11,5 quintillion rupiahs. This potency would be a opportunity in one side and as challenge in another sides. The distributions of zakah in Indonesia are generally formed in traditional methods. These methods do not impact the peasant (mustahik) significantly and do not give benefit in long term. Therefore many innovative distributions of zakah in order to give benefit in long term are mainly required. The object of this study is Baitul Maal Desa (BMD) Dompet Dhuafa which manages zakah funds in term of investment in agricultural sector. This institution is located in Kabupaten Bantul Yogyakarta. This paper uses quantitative and qualitative data which are analyzed by descriptive approach, paired sample t-test and regression. This paper results three points, first; BMD is an alternative model of organization with managing zakah funds into investment terms and it helps peasant farmers to take its benefits in longer time and sustainable, second; there is an increasing of the income of peasant farmers after following BMD’s programs, third; according to four independent variables (farm size, management, farm assistance and total cost) this research finds than farm size is the only independent variable which impacts significantly the production of rice of peasant farmers.

Kata Kunci : Zakat,Investasi,Pendapatan,Luas lahan,Buruh tani


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.