Pengaruh penambangan pasir terhadap kerusakan lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat di pesisir Samas Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta :: Studi kasus penambangan pasir di pesisir Samas Kabupaten Bantul D.I. Yogyakarta
PRAMITHASANY, Rachma Devi, Prof. Dr. Suratman, M.Sc
2010 | Tesis | S2 Magister Pengelolaan LingkunganTujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaruh kegiatan penambangan pasir marin terhadap kerusakan lingkungan di daerah penelitian, mengkaji faktor-faktor aktivitas penambangan dan pengaruhnya terhadap kondisi sosial ekonomi pekerja tambang di daerah penelitian, dan merumuskan strategi pengelolaan lingkungan lahan bekas penambangan. Metode penelitian dengan menggunakan metode survei dengan tipe penelitian deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Pengambilan data primer dilakukan dengan pengamatan, dan pengukuran langsung terhadap parameter-parameter penentu kerusakan lingkungan fisik, sedangkan pengambilan data sekunder diperoleh dari peneliti terdahulu dan uraian lain yang berhubungan dengan penelitian ini. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan skoring atau pengharkatan dari parameter penentu kerusakan lingkungan yang diamati dan diukur dilapangan. Variabel yang terkait dengan pengaruh penambangan terhadap kerusakan lingkungan di daerah penelitian adalah: teknik penambangan; tinggi dinding galian (volume penambangan yang dihasilkan); kemiringan tebing galian; pengembalian tanah pucuk untuk vegetasi; kerusakan jalan akibat pengangkutan bahan galian; dan upaya reklamasi. Variabel untuk mengetahui faktor-faktor sosial ekonomi yang berpengaruh terhadap kerusakan lingkungan akibat kegiatan penambangan adalah: tingkat pendidikan; partisipasi anggota keluarga yang ikut dalam kegiatan penambangan; pendapatan yang diperoleh dari hasil menambang; dan pendapatan sampingan (pendapatan diluar kegiatan penambangan). Penentuan responden untuk mengetahui fenomena sosial yang terjadi dalam satu populasi di penelitian ini menggunakan metode Stratified. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerusakan lingkungan fisik akibat kegiatan penambangan pasir di Pesisir Samas tergolong rusak sedang. Berubahnya bentuk lahan yang semula berupa bukit pasir menjadi dataran rendah dan berubahnya pola penggunaan lahan pada LP 1 (Desa Gadingharjo) dan LP 3 (Desa Banaran) menjadi lahan pertanian yang subur. Faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat melakukan penambangan pasir adalah tingkat ekonomi masyarakat yang dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan mata pencaharian yang rendah.
This research was conducted in Samas coastal area. The objectives of the research are to measure the negative influence of mining activities on the environment, to review the factors contributing to mining activities and their influence on the socioeconomic condition of the workers, and to formulate strategies for land management of post mining land. The methods used in this research were surveys and mapping methods. The data were gathered in two ways. The primary data were gathered through observation,mapping, and direct measurement of the parameters determining physical damage of environment. Meanwhile, the secondary data were taken from the previous researches on similar subject. The analysis method used in this research was scoring the parameters determining physical damage of environment which were observed and measured during field observation. Variables related to the influence of mining activities on the environment are: mining techniques, height of excavation wall, sloping degree of excavation steep, restitution of land sprout for vegetation, the road damage caused by the transport of mining material, and reclamation efforts. The variables to measure the socio-economic condition of the society are education level, family member’s participation on mining activities, income from mining activities, and income generated from other jobs/activities. Stratified sampling method was used to determine the respondents who would be studied to get complete picture of social phenomena. The results of this research show that the mining activities in the observed area provenly have influence on the environment. The physical damage of the environment in Samas coastal area, however, was categorized as medium damage. The factors motivating the society to do mining activities are their economic conditions as the result of their low education level which leads them to finding jobs with low salary/wage.
Kata Kunci : Penambangan,Masyarakat,Lingkungan,Kerusakan,Pesisir,Sosial,ekonomi