Laporkan Masalah

Sistem penunjang keputusan perencanaan investasi produk agroindustri komoditas pala Papua

KURNIAWAN, Aceng, Dr. Ir. Endy Suwondo, DEA

2010 | Tesis | S2 Teknologi Industri Pertanian

Problem keputusan investasi membutuhkan penggunaan teknik-teknik kuantitatif standar, tetapi juga masih memerlukan pandangan, pendapat, atau pertimbangan (judgement) si pengambil keputusan. Untuk problem keputusan seperti ini Sistem Penunjang Keputusan (SPK) mampu memberi dukungan pada pengambil keputusan. Masalah keputusan tersebut merupakan hal yang kompleks, melibatkan banyak variabel, proses perhitungan dan proses manipulasi data. Masalah ini memerlukan kemampuan SPK untuk mencoba beberapa strategi yang berbeda dengan konfigurasi yang berbeda pula dengan cepat dan obyektif. Selaian itu diperlukan fasilitas yang interaktif, seperti yang dimiliki SPK, untuk dapat memasukan dan mengkomunikasikan pandangan pribadi si pengguna dalam proses pengambilan keputusan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari faktor-faktor yang berkaitan dengan investasi produk agroindustri komoditas pala papua dan merancang sistem penunjang keputusan perencanaan investasi produk agroindustri komoditas pala papua. Komoditas pala papua dipilih sebagai kasus karena merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Fakfak yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Metodologi yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah dengan pendekatan sistem. Tahapan pelaksanaan penelitian dimulai dari pengumpulan data (kajian pustaka, observasi langsung dan wawancara dengan nara sumber, perancangan sistem, implementasi dan verifikasi. Sistem Penunjang Keputusan (SPK) ini diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemograman Visual Basic 6.0 dan diaplikasikan dalam suatu paket program komputer yang diberi nama Agroplan. SPK ini terdiri dari tiga model, yaitu : Model Analisa Prioritas Lokasi Agroindustri Potensial, Model Anlisa Prioritas Produk Agroindustri Potensial dan Model Analisa Kelayakan Finansial Usaha Agroindustri. Setiap model akan menghasilkan hasil yang berbeda. Model pertama dirancang untuk menentukan lokasi yang potensial untuk didirikan suatu usaha agroindustri. Hasil analisa dengan menggunakan metode Proses Hirarki Analitik menunjukan bahwa dari 9 distrik yang ada di Kabupaten Fakfak, yang potensial menjadi lokasi agroindustri pala papua adalah Distrik Fakfak Kota, Distrik Fakfak Barat dan Distrik Teluk Patipi. Selanjutnya ketiga lokasi tersebut akan dipilih dengan menggunakan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) pada model ini. Model kedua dirancang untuk menentukan produk agroindustri yang potensial untuk diinvestasikan. Hasil analisa dengan menggunakan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) berupa urutan prioritas produk agroindustri potensial untuk lokasi terpilih yang merupakan keluaran dari model sebelumnya. Model terakhir dirancang untuk menilai kelayakan finansial usaha agroindustri yang akan diinvestasikan berdasarkan kriteria kelayakan investasi, yaitu : Average Rate of Return (ARR) dan Payback Period (PBP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) dan, Benefit Cost Ratio (B/C rasio). Program aplikasi Agroplan dapat digunakan oleh para pengusaha yang ingin merencanakan investasi untuk mengembangkan agroindustri pala papua. Program ini juga dapat digunakan oleh siapapun yang ingin mengetahui lokasi dan produk agroindustri potensial berbasis pala papua untuk diinvestasikan sebagai suatu usaha agroindustri, serta yang ingin mengetahui kelayakan finansialnya.

The use of standard quantitative techniques is needed to cope with the problem of investment decisions, as well as insights, opinion, or consideration (judgment) of the decision-makers. Decision Support System (DSS) is often used for helping decision maker to make a decision based on supporting platform provided by the system. It is resulting different strategies with different configurations quickly and objectively. An additional interactive facilities are also required to support the personal views of the user in decision making. This study was aimed to examine the factors associated with investment in Papua nutmeg agro industrial products and to design a decision support system of investment planning of Papua nutmeg agro industrial products. This commodity was selected due to it’s superiority in the Fakfak Regency. The methodology employed in this study is a system approach. It began with the data collection (literature review, direct observation and interviews with informants), system design, implementation and verification. DSS application was designed using Visual Basic 6.0 programming language and applied in a computer program package named “agroplan”. This DSS consists of three models: Analysis Model of Potentially Prioritized Agro-Industry Location, Analysis Model of Prioritized Potential Agro industrial Product and Analysis Model of Agro-industry Business Financial Feasibility. Each model represents different function. The first model is designed to determine potential location to establish an agro-industry business. The Analytic at Hierarchy Process demonstrated that of the 9 districts in Fakfak Regency, those that are potential to be the Papua nutmeg agro-industrial location are City District, Western District and Patipi Bay District. Furthermore, the three locations will be selected using the Exponential Comparative Method (ECM) in this model. The second one is designed to determine the potential for investment. Result of the analysis using the Exponential Comparative Method (ECM) comprises the sequence of priorities of potential agro-industry products for the selected location which is the output of the previous model. The Last is designed to assess the financial feasibility of agro-industry enterprise to be invested based on investment feasibility criteria, namely, Average Rate of Return (ARR) and Payback Period (PBP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (JRR) and, Benefit Cost Ratio (B/C ratio). Agro plan application program can be used by entrepreneurs who plan to invest in the development of Papua nutmeg agro-industry. Anyone who wants to know the location and the potential product of the Papua nutmeg agro-industry for investment purposes, as well as its financial feasibility, can also use this program.

Kata Kunci : Sistem penunjang keputusan,Pala Papua,Fakfak


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.