The Impac of sanitation on groundwater nitrate level, case study Bantul distric, Bantul regency, Yogyakarta special province, Indonesia
SALPISEY, Heng, Dr. Doni Prakarsa Eka Putra, ST., MT
2010 | Tesis | S2 Teknik GeologiBantul adalah salah satu kabupaten di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang sebagian besar penduduknya menggunakan sanitasi on-site. Sanitasi on-site dikenal sebagai sistem hot-spot kontaminan nitrat dalam airtanah. Hal ini disebabkan oleh sistem sanitasi on-site. Selain itu, kekurangan sistem sanitasi on-site, bergantung pada usia permukiman, kepadatan penduduk, penataan sanitasi dan perilaku sanitasi, termasuk pola penggunaan air. Karena itu, nitrat masuk kedalam airtanah dan mencemari sumur disekitar sistem septik. Asupan nitrat yang berulang – ulang dapat menyebabkan efek akut dan kronis bagi kesehatan manusia, terutama kesehatan bayi di bawah 3 bulan (sindrom bayi biru). Sangat penting untuk melakukan studi tentang dampak sanitasi pada tingkat nitrat didalam airtanah di Kabupaten Bantul untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dari efek usia permukiman, kepadatan penduduk, penataan sanitasi dan perilaku sanitasi pada konsentrasi nitrat dalam airtanah. Dalam rangka untuk mengenali atau mencapai pemahaman tentang masalah ini, metodologi dilakukan dengan penyelidikan langsung ke lapangan, termasuk pengukuran muka airtanah dan jarak tangki septik, dan juga membuat kuisioner untuk parameter tersebut. Akhirnya, hasil dari masing-masing faktor (pengaturan sanitasi, usia penyelesaian, densitas bangunan) menunjukkan hubungan yang rendah dengan konsentrasi nitrat, meskipun pola penggunaan air tidak. Namun demikian, kombinasi dari ketiga faktor dapat muncul untuk mengetahui hubungan yang lebih baik dari satu faktor dengan konsentrasi nitrat. Meskipun memiliki hubungan yang baik dengan konsentrasi nitrat (rata-rata), variasi konsentrasi nitrat dari tinggi ke rendah menunjukkan hubungan rendah. Oleh karena itu, pentingnya kerentanan airtanah tidak dapat diabaikan dalam menjelaskan variasi dalam konsentrasi kontaminan karena konsentrasi nitrat dalam airtanah tidak hanya tergantung pada beban kontaminan tetapi juga kerentanan airtanah.
Bantul is one district of Yogyakarta Special Province which residents mostly use on-site sanitation. On-site sanitation is well-known for hot-spot system of nitrate groundwater contamination. It is because the wide-practice of failure of on-site sanitation systems. Besides, the failure of on-site sanitation system, it will depend on the age of settlement, population density, sanitation arrangement and sanitation behavior including water use patterns. Because of this, nitrate has leaked to groundwater and polluted many supply wells surrounding the septic systems. Since the repeated intake of nitrate could cause various acute and chronic effects to human health, especially the infant’s health under 3 months (blue baby syndrome), it is crucial to undertake the study of impact of sanitation on groundwater nitrate level in Bantul district to acquire a better understanding of the effect of settlement age, population density, sanitation arrangement and sanitation behavior on the concentration of nitrate in groundwater. In order to recognize or achieve the understanding of this issue, a methodology is conducted by observation directly to the field, including the measuring of groundwater table and the distance of septic tank to well, and also make the questionnaires for the mentioned parameters. Finally, the result of each factors (Sanitation arrangement, Settlement age, House density) are shown a low relationship with nitrate concentration, although water use patterns does not. However, the combination of these three factors can show up to find out a better correlation than one factor with this nitrate concentration. Although it has a good relationship with nitrate concentration (average), the variation of nitrate concentration from high to low shows a low relationship. Therefore, the importance of groundwater vulnerability cannot be overlooked in explaining the variation in contaminant concentrations because the nitrate concentration in the groundwater does not only depend on contaminant loading but also groundwater vulnerability.
Kata Kunci : Air tanah,Sanitasi on,site,Konsentrasi nitrat,Konsentrasi kontaminan