Keberlangsungan program pemberdayaan perempuan melalui oecusse community activation programme (OCAP) :: Studi kasus kelompok perempuan binaan OCAP di Distrik Oe-Cusse Republik Demokratika Timor Leste
MARQUES, Fransisco Xavier, Dr. Ambar Widaningrum
2010 | Tesis | S2 Magister Administrasi PublikOCAP adalah suatu program yang terintegrasi dengan kegiatan pemberdayaan komunitas pedesaan sesuai dengan konteks permasalahan dan potensi masyarakat. Pemberdayaan perempuan pedesaan merupakan salah satu prioritas OCAP, mengingat masyarakat pedesaan masih sangat patriakal sehingga perempuan sering dimarinalisasikan dalam banyak aspek pembangunan. program ini membantu mengembangkan pengetahuan dan keterampilan perempuan agar mandiri dan meningkatkan pendapatan mereka. Pemberdayaan perempuan merupakan stategi pembangunan melalui intervensi pemerintah yang dimaksudkan untuk mempercepat proses perubahan dan pembaharuan dengan mengaktualisasikan, mendorong prakarsa masyarakat, mengembangkan kapasitas masyarakat dan menyediakan anggaran yang memadai guna menjamin keberlangsungan program pembangunan masyarakat terutama program pemberdayaan perempuan. Peranan Pemerintah adalah sangat dibutuhkan dalam program pemberdayaan perempuan dalam pembangunan masyarakat pedesaan bagi keberlangsungan program pemberdayaan perempuan tani binaan OCAP. Penelitian ini bersifat deskriptif dan bertujuan untuk melihat dan mengetahui keberlangsungan program pemberdayaan wanita pasca berakhirnya program OCAP yang telah dilaksanakan dalam waktu lima tahun. Objek penelitiannya pada peranan pemerintah dan masyarakat, serta keberlangsungan program pemberdayaan melalui OCAP. Penelitian ini bersifat deskriptif dan berlokasi di Distrito Oecusse dengan teknik penelitiannya adalah wawancara, menelaah dokumen sekunder, kuisioner dan observasi. Teknik analisisnya adalah menelaah dokumen, membuat rangkuman dan membuat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan terhadap perempuan melalui program OCAP di Distrik Oecusse yang dilaksanakan oleh Pemerintah melalui kementerian terkait dengan kerjasama dengan lembagaâ€lembaga organisasi non pemerintah hanya difokuskan pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang simpan pinjam,pengelolaan pertanian,kesehatan dan kepemimpinan serta gender.Diantara komponenâ€komponen tersebut,komponen simpan pinjam yang lebih menonjol hasilnya diikuti dengan komponen pembangunan pertanian dibanding dengan komponen lain karena meningkatan pendapatan rumah tangga dan memberikan manfaat nyata bagi pemenuhan kebutuhan rumah tangga sehariâ€hari.Walau berjalan cukup baik namun masih ditemui factor –faktor pengaruh seperti bencana alam,pendidikan rendah dan mental masih tradisional,system kerja yang masih primitive.,Masih adanya pembinan teknis dan pemdampingan oleh pemerintah dan organisasi non pemerintah yang ada di Timor Leste dan semangat keterlibatan anggota kelompok dari para kaum perempuan sehingga program pemberdayaan perempuan melalui OCAP masih eksis dan berjalan.
Oecusse Community Activation Program (OCAP) is a program that is integrated with the rural community empowerment activities in accordance with the context of the problem and potential of the community. Empowerment of rural women is one of the OCAP priorities, considering the rural society is still very patriarchal so that rural women are marginal in many aspects of development. This program helps to develop the women’s knowledge and skill to be autonomous and improve their incomes. The women’s empowerment is a strategy of development through government intervention and community participation that are intended to accelerate the process of change and renewal to actualize, encourage community initiatives, developing community capacity and provide adequate budget to guarantee the sustainable community development program, especially women's empowerment program. The role of government is very needed in the empowerment of women programme in rural community development toward sustainability of peasant women's empowerment program through OCAP. This is a descriptive study and aims to examine the sustainability of women's empowerment program after the end of the OCAP program that has been last for five years. The Object of the study is on the role of government and society toward the sustainability of empowerment program through OCAP. The study is located at Distrito Oecusse. The data was gained from interview, review of secondary documents, questionnaires and observation. The analysis technique are reviewing documents, make summaries and analysis. The result study shows that the empowerment process toward the women through OCAP Programme’s in Oecusse district which done by the Government through the relevant ministries which cooperate with the institutions and non governments organizations focused only at the capacity building of humane resource in saving and credit ,agriculture management,health,leadership and gender. Among that components, the component of saving and credit has most result and followed by others components as are management agriculture component if it is compared with others components due to increase the income of household dan contribute the real beneficiary for fulfilment the daily needs of household.Although,it goes well enough,nevertheless it still remainds some influence factors as are nature disasters,low of background education and the tradicional mentality and primitive of kinerja. There are still technical building and facilitating by the government and non organizations government which exist in Timor Leste and the spirit of involvement from women as the member of OCAP so that the programme of women empowerment through OCAP still exist.
Kata Kunci : Peranan pemerintah terhadap keberlangsungan program pemberdayaan perempuan melalui OCAP