Laporkan Masalah

Mediasi peradilan dalam penyelesaian sengketa harta bersama akibat perceraian di Pengadilan Agama Kelas I Padang

PUTRI, Primania, Prof. Dr. Abdul Ghofur Anshori, S.H., M.H

2010 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk mediasi peradilan yang dilaksanakan di Pengadilan Agama Kelas I A Padang dan mengetahui pelaksanaan mediasi peradilan dalam penyelesaian sengketa harta bersama akibat perceraian di Pengadilan Agama Kelas I Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif yaitu penelitian yang berdasarkan pada jenis penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier, dilengkapi dengan penelitian lapangan untuk mendapatkan data primer dari narasumber dengan menggunakan wawancara. Hasil penelitian dan analisis data menunjukan bahwa bentuk mediasi yang dilakukan di Pengadilan Agama Klas I A Padang dalam penyelesaian sengketa harta bersama akibat perceraian para pihak dalam Perkara Nomor No: 216/Pdt.G/2009/PA.PDG, Perkara Nomor 13 /Pdt.G/ 2005/ PA. PDG dan Perkara Nomor 136 / Pdt. G/ 2007/ PDG adalah mediasi kompromi. Sedangkan dalam hal penyelesaian sengketa harta bersama akibat perceraian para pihak dalam Perkara Nomor No: 216/Pdt.G/2009/PA.PDG, Perkara Nomor 13 /Pdt.G/ 2005/ PA. PDG dan Perkara Nomor 136 / Pdt. G/ 2007/ PDG, Hakim telah melaksanakan ketentuan Pasal 7 Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2008 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan, walaupun mediasi yang dilakukan peradilan tersebut gagal. Sehingga perkara tersebut dilanjutkan ke persidangan, dengan putusan bahwa “harta bersama yang dipegang oleh masing-masing pihak tersebut harus di bagi dua atau setelah dikompensasikan dan masing-masing pihak di hukum untuk menyerahkan yang menjadi hak pihak lain”.

The purpose of this reseach were to find out the form of judicature mediature carried out in Religious Court Class 1A Padang and to find out the implementation judicature mediation in managing shared treasure conflict as result of divorce in Religious Court Class 1A Padang. This research use of normative judicial approach. That was research which emphasized of library research to gain secondary data from materias of primary law, secondary law, and tertiary law. It was completed with at field research to gain primary data from correspodencts by using the ways of interview. The result of the research showed that the form of mediation carried out in Religius Court Class 1A Padang in managing shared treasure conflict as result of divorce the involved parties in case Number: 216/Pdt.G/2009/PA.PDG, Number 13 /Pdt.G/ 2005/ PA. PDG and Number 136 / Pdt. G/ 2007/ PDG was compromise mediation. Meanwhile, in managing the shared treasure conflict as a result of divorce,the parties in case Number: 216/Pdt.G/2009/PA.PDG, Number 13 /Pdt.G/ 2005/ PA. PDG and Number 136 / Pdt. G/ 2007/ PDG the judge has carried out act article 7 of Mahkamah Agung Regulation Number 1 in 2008 on Mediation Procedure in Court. Althought mediation carried out in the judicature was failed. It was made so that the case can be continued to the court with the decision that shared treasure owned y each party had to be divided into two or after compesated and each party was punished to give treasure belonging to other party.

Kata Kunci : Mediasi peradilan,Harta bersama,Pengadilan Agama Padang


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.