Laporkan Masalah

Pengaruh pembangunan jalan raya by pass terhadap perubahan orientasi kehidupan dan kondisi sosial ekonomi masyarakat nelayan di Kecamatan Bata Laiworu Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara

ABDULLAH, L.M. Subhan, Prof. Dr. Suratman, M.Sc

2010 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji perubahan orientasi kehidupan masyarakat nelayan akibat pembangunan jalan raya by pass, dan menganalisis pengaruh perubahan orientasi kehidupan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat nelayan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penentuan sampel dengan cara snow ball sampling. Sumber data primer diperoleh dari observasi lapangan dan melakukan wawancara tidak terstruktur tapi terfokus (bebas) dengan masyarakat nelayan yang bertempat tinggal dan menetap di lokasi penelitian (key person), baik yang mengalami perubahan orientasi kehidupan dan kondisi sosial ekonomi maupun yang tidak. Data sekunder diperoleh dari beberapa instansi pemerintah yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembangunan jalan raya by pass yang menghubungkan kota Raha dengan Kecamatan Bata Laiworu menyebabkan perubahan pada orientasi kehidupan dan kondisi sosial ekonomi masyarakat nelayan. Perubahan orientasi kehidupan masyarakat nelayan disebabkan oleh perubahan pada kondisi fisik wilayah berupa perubahan kondisi permukiman yang tadinya berada di atas air kini berpindah ke darat. Perubahan kondisi sosial ekonomi berupa perubahan pada mata pencaharian yang dulunya sebagai nelayan kini sebagian berubah menjadi pedagang, tukang ojek, tukang kayu, tukang batu, tukang becak, penambang pasir dan pengangguran. Persentase penilaian subyektif perubahan taraf hidup masyarakat nelayan menunjukkan bahwa 66,67% meningkat, 20,00% tetap dan 13,34% mengalami penurunan.

The objectives of this research were to analyze change in fisherman society’s living pattern due to bypass road construction and to analyze effect of the living pattern change on socio-economic condition of fisherman society. This research used survey method with descriptive qualitative approach. Sample was determined using snow ball sampling technique. Primary data source was obtained from field observation and unstructured focused interview with fishermen (key persons) living and staying permanently in research site, either those experiencing living pattern and socio-economic condition change or not. Secondary data was obtained from related governmental institutions. Results indicated that bypass stress construction connecting Raha town and Bata Laiworu district caused change in living pattern and social economic condition of the society. The living pattern change was caused by change in regional physical condition in which there was change in settlement from above water to ground. Socio-economic change occurred in their livelihood from fisherman to trader, ojeg driver, carpenter, mason, becak driver, sand miner, and the unemployed. Subjective assessment of fisherman living level indicated that 66.67% increased, 20.00% remained and 13.34% decreased.

Kata Kunci : Jalan Raya By Pass,Orientasi kehidupan,Masyarakat nelayan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.