Produktivitas kerja pegawai bidang mutasi badan kepegawaian daerah Kabupaten Bengkalis
HARYANTO, Yudhy, Dr. Agus Heruanto Hadna
2010 | Tesis | S2 Magister Administrasi PublikProduktivitas kerja merupakan salah satu faktor keberhasilan individu, kelompok atau organisasi, keberhasilan tersebut akan terlihat apabila produktivitas tinggi maka dapat dikatakan berhasil dan begitu juga sebaliknya. Organisasi pemerintah dalam hal ini birokrasi harus mampu bekerja dengan efektif, mengingat peran penting yang dalam mengimplementasi kebijakan-kebijakan pemerintah serta pelayanan kepada publik. Birokrasi juga harus terus meningkatkan produktivitas kerja baik dari aspek kuantitas maupun kualitas, dengan memberikan suatu sistem kerja yang mampu memberikan kesempatan kepada para pegawai dalam memberikan kontribusinya terhadap pekerjaan. Pegawai mempunyai peran penting dalam tercapainya tujuan birokrasi, untuk itu perlu adanya suatu tindakan dari pemerintah guna mengetahui, memperbaiki dan memberikan kesempatan para pegawai untuk melakukan kreatifitas terhadap pekerjaannya, sehingga birokrasi dapat berkembang sesuai dengan tujuan yang ditetapkan sebelumnya. Tesis ini berjudul “Produktivitas Kerja Pegawai Bidang Mutasi pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bengkalisâ€. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan produktivitas kerja pegawai Bidang Mutasi serta faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja pegawai Bidang Mutasi. Data primer diolah dari hasil observasi dan wawancara dengan segenap pihak-pihak yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi Bidang Mutasi. Sedangkan data sekunder diperoleh dari Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bengkalis. Unit analisis penelitian ini adalah pegawai di Bidang Mutasi. Adapun variabel dalam penelitian ini adalah produktivitas kerja pegawai sebagai variabel dependen, remunerasi, pendidikan dan pelatihan, dan kesempatan dan kejelasan tujuan kinerja sebagai variabel independen. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produktivitas kerja pegawai Bidang Mutasi adalah baik, hal ini dapat dilihat melalui kemampuan melaksanakan tugas serta pengembangan diri melalui daya tanggap pegawai dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam pekerjaan. Pegawai Bidang Mutasi masih mempunyai sikap semangat pegawai terhadap pekerjaan yang rendah, pegawai juga masih sangat bergantung pada atasan dalam mengerjakan pekerjaan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa faktor-faktor remunerasi, pendidikan dan pelatihan, dan kesempatan dan kejelasan tujuan kinerja sangat mempengaruhi produktivitas kerja pegawai Bidang Mutasi. Remunerasi yang tidak efektif membuat sikap pegawai terhadap pekerjaan menjadi rendah, pendidikan dan pelatihan yang tidak pernah ada membuat para pegawai tidak dapat meningkatkan produktivitas karena kemampuan yang tidak pernah meningkat, kesempatan dan kejelasan tujuan kinerja tidak pernah diberikan kepada pegawai sehingga pegawai tidak dapat berkreatifitas dalam mengerjakan pekerjaan yang diembannya, kreatifitas yang dimaksud tentunya tanpa keluar dari tujuan yang hendak dicapai.
Work productivity is one factor of individual, group or organizational success, the success will be seen that high productivity can be considered to be successful, vice versa. Governmental organization, in this case, bureaucracy, must be able to work effectively, considering that important role in implementing governmental policies and service to public. Bureaucracy must also continuously increase work productivity in both aspects of quality and quantity, giving a work system able to give opportunity to employees in contributing to job. Employees have vital role in achieving bureaucratic goal, improving and giving opportunity to employees to do creativity of job, so that the bureaucracy can develop according to previously specified goal. This thesis is titled “Work Productivity of Mutation Division Employees of Local Employment Agency of Bengkalis Districtâ€. This thesis aimed to understand and describe work productivity of Mutation Division employees and factors affecting work productivity of Mutation Division employees. Primary data were processed from results of observation and interview with all parties associated with main task and function of Mutation Division. While secondary data were collected from the Local Employment Agency of Bengkalis District. The analysis unit of this study was unit of employees in the Mutation Division. The variables of this study were work productivity as dependent variable, remuneration, education and training, and opportunity and clarity of goal performance as independent variables. The method of this study was descriptive-qualitative. Results of this study indicated that work productivity of Mutation Division employees was good, it could be seen from ability to conduct task and selfdevelopment through employees’ responsiveness to face and solve problem in work. The Mutation Division employees still had low work ethos, the employees were also still dependent on superior in doing job. This study also indicated that factors of remuneration, education and training, and opportunity and clarity of goal performance highly affected work productivity of Mutation Division employees. Ineffective remuneration made work ethos of employees unable to increase productivity because ability never increased, opportunity and clarity of goal performance were never given to the employees so that they couldn’t make creativity in doing given work, and the creativity was certainly without separation of a goal to achieve.
Kata Kunci : Remunerasi,Pendidikan dan pelatihan