Laporkan Masalah

Tinjauan terhadap notaris dalam pembuatan wasiat di Kabupaten Luwuk Banggai

NAIBUN, Romanzah Marbun, Prof. Dr. Abdul Ghofur Anshori, S.H.,M.H

2010 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui peran Notaris dalam pembuatan wasiat di Kabupaten Luwuk Banggai, (2) Untuk mengetahui tanggung jawab Notaris apabila terjadi pelaksanaan dan pencabutan wasiat di Kabupaten Luwuk Banggai. Cara pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris, bahwa untuk memperoleh data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan penelitian lapangan (field research) untuk memperoleh data primer dengan menggunakan pendekatan terhadap masalah-masalah yang diteliti, kemudian dikaitkan dan diperbandingkan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan narasumber dan responden, sedangkan data sekunder diperoleh dengan cara studi kepustakaan. Setelah tahap pengumpulan data selesai, kemudian dilanjutkan dengan analisis data menggunakan metode kualitatif yang penyampaiannya secara deskriptif. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa Notaris memiliki peran signifikan dalam pembuatan wasiat. Dibuktikan dengan peran Notaris untuk memformulasikan keinginan dari masyarakat/clien yang membutuhkan jasanya, ingin membuat atau minta dibuatkan suatu wasiat dihadapannya,dan mendaftarkan wasiat ke daftar pusat wasiat serta memberikan pertimbangan-pertimbangan hukum agar wasiat yang dibuat tersebut mempunyai kekuatan sebagai alat bukti yang kuat menurut hukum. Notaris juga dalam pembuatan wasiat harus objektif dalam artian bahwa wasiat dapat dibuat tanpa mengabaikan kepentingankepentingan ahli waris lainnya. Terkait dengan peran, Notaris memiliki tanggung jawab secara administratif, perdata dan pidana terhadap proses pelaksanaan dan pencabutan wasiat tersebut.

This study aims: (1) to assess the role of the notary in the making of wills in Luwuk Banggai district, (2) To identify responsibilities Deed in case of revocation of wills in the implementation and Luwuk Banggai regency. The approach in this research is empirical legal research, that in order to obtain data in this study carried out by field research (field research) to obtain primary data using the approach to the problems investigated, then linked and compared with provisions of legislation prevailing in Indonesia. The primary data obtained through interviews with the interviewees and respondents, while secondary data was obtained by literature study. After the data gathering phase is complete, then proceed with the analysis of data using qualitative methods of delivery are descriptive. From this research it is known that Notarial has a significant role in the making of wills. Evidenced by the role of the Notary to formulate the desire of the community / clien who need his services, would like to make or get made a testament in front, giving the legal considerations that are made will have the force as a means of evidence according to law. Notary also in making a will should be objective in the sense that a will can be made without prejudice to the interests of other heirs. Related to the role, a Notary has the responsibility to administrative, civil and criminal cases against the process of implementation and repeal such wills.

Kata Kunci : Notaris, Pembuatan, Wasiat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.