Laporkan Masalah

Pengaruh karakteristik peternak dan inovasi recording sapi perah terhadap adopsi di Kecamatan Cangkringan

SUNARSIH, Ir. F. Trisakti Haryadi, M.Si., Ph.D

2010 | Tesis | S2 Ilmu Peternakan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat adopsi recording serta faktor-faktor karakteristik peternak dan inovasi yang mempengaruhi adopsi recording pengelolaan sapi perah di Kecamatan Cangkringan. Penelitian dilaksanakan dari bulan September 2007 sampai dengan Januari 2008. Responden yang digunakan berjumlah 60 orang peternak sapi perah yang pernah mendapat penyuluhan recording sapi perah, yang diambil secara purposive quota random sampling. Metode analisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi recording perkawinan dan kelahiran, pakan, produksi susu dengan kategori adopsi tidak lengkap berturut-turut sebesar 73,33% peternak, 75% peternak, 65% peternak, sedang untuk tingkat adopsi recording kesehatan 76,67 % peternak tidak mengadopsi. Untuk faktor-faktor karakteristik peternak yang mempengaruhi adopsi recording pengelolaan sapi perah (P<0,05) adalah positif untuk produksi susu dan (P<0,10) adalah positif untuk frekuensi penyuluhan, sedangkan untuk luas lahan tegalan, umur, jumlah anggota keluarga, jumlah ternak, pengalaman beternak dan pendidikan tidak berpengaruh significan terhadap adopsi recording pengelolaan sapi perah. Karakteristik inovasi tidak berpengaruh significant terhadap adopsi recording pengelolaan sapi perah. Kesimpulan penelitian ini yaitu sebagian besar peternak mengadopsi recording pengelolaan sapi perah pada tingkat adopsi tidak lengkap, sedang faktor–faktor karakteristik peternak dan inovasi yang mempengaruhi adopsi recording pengelolaan sapi perah adalah produksi susu dan frekuensi penyuluhan

The aims of the research were to analyze the adoption level of recording, also the characteristics of farmer and the innovation that influence adoption of recording of dairy cattle management at Cangkringan District. Research was carried out from September 2007 to January 2008. Sixty farmers who had got councelling of dairy cattle recording as research responden, taken by purposive quota random sampling. Analysis method use multiple linear regression. The result of research explained that adoption level of breeding and birth recording, feed, milk production were incomplete adoption cathegory successively equal to 73.33 %, 75 %, 65 % respondens and for animal health recording was 76.67 % of respondens did not adopt. Farmer characteristrics influencing adoption of recording of dairy cattle management (P<0.05) was positive for the milk production and (P<0,10) was positive for councelling frequency, while non irrigated dry field farm ownership, age, amount of family member, amount of livestock, experience and education of farmers did not have significant effect to adoption of recording of dairy cattle management. Innovation characteristic had no effect significantly on recording management adoption. Conclusion of this research was most farmers adopted recording management of dairy cattle at incomplete adoption level, while milk production and councelling frequency was the farmer characteristic that influenced adoption of recording of dairy cattle management livestock.

Kata Kunci : Adopsi,Recording,Sapi perah,Karakteristik,Inovasi,Peternak, Adoption, recording, dairy cattle, characteristric, innovation, Farmer)


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.