Pengelolaan database dalam pengambilan kebijakan pemeliharaan jalan :: Studi kasus pengelolaan pemeliharaan jalan di Kecamatan Kuaro Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur
DIAN, Hendra, Dr. Ir. Hrc. Priyosulistya, M.Sc., Ph.D
2010 | Tesis | S2 Teknik SipilMencermati tingginya persentase kerusakan jalan serta besarnya dana yang dikeluarkan untuk pemeliharaan jalan, maka pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bina Marga membuat suatu kebijakan dengan mengeluarkan SK. 77/KPTS/Dd/1990 tentang Petunjuk Teknis Perencanaan dan Penyusunan Program Jalan Kabupaten. Untuk membantu dan mempercepat pengambilan kebijakan maka diperlukan pemprograman database. Pemprograman database pada tesis ini dibuat dengan software Delphi7 dan software pendukung Manajemen Database SQLite. Sistem Pemprograman Database Kebijakan Pemeliharaan Jalan menjadi sebuah aplikasi yang berguna untuk mempercepat peyusuanan program jalan kabupaten, menganalisis data-data teknis jalan, sehingga diperoleh data tingkat kerusakan jalan beserta perkiraan biaya pemeliharaan, menganalisis data Lalulintas Harian Rata-rata (LHR) sehingga diperoleh Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dan perkiraan umur sisa jalan serta manfaat dari pemeliharaan jalan, dan juga penentuan urutan prioritas pengelolaan dengan kriteria investasi Net Present Value (NPV). Sistem pemprograman database Kebijakan pemeliharaan ini diaplikasikan pada 5 ruas jalan di Kecamatan Kuaro Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur, dengan menggunakan data survey pada tahun 2006 Dari hasil Sistem pemprograman database kebijakan pemeliharaan jalan diperoleh hasil sebagai berikut ; yang menduduki urutan priortas pertama adalah nomor ruas K-03.05, nama ruas Kuaro-R.Barat/Pd.Jaya-Kt.Bumi-R.Barat II, panjang jalan 17.894 km, jenis permukaan Batu, persentase kerusakan 0,01%, kondisi baik, biaya perawatan Rp. 1.740.000,-, NPV Rp. 1.410.968.301,- perkiraan umur jalan 12 tahun, rekomendasi proyek pemeliharaan rutin. Sedangkan yang menempati urutan prioritas terendah adalan nomor ruas K-03.04 , nama ruas Jangkar-Kuaro panjang 1.900 Km jenis permukaan Batu persentase kerusakan 1,57 %, kondisi baik , biaya perawatan Rp. 51.669.000,- NPV Rp. - 25.807.012,- perkiraan umur jalan 9 tahun, rekomendasi proyek pemeliharaan rutin.
Considering high percentage of road damage, as well as the high cost of road maintenance , the government through the Direktorat Jenderal Bina Marga has made a policy by issuing a Decree number 77/KPTS/Dd/1990 in connection with The Technical Guidance on The Planning and Arrangement of The Regency Road Program. To speed up the policy, a database programming is needed. The database programming in this thesis was made by employing Delphi 7 and the supporting software SQLite Database Management. Database Programming System for Road Maintenance Policy becomes a useful tool in the regency road programming, analyzing road technical data, so it is acquired the data of road damage rate along with its maintenance cost. The database analyzes the Average Daily Traffic Rate thus acquired the Vehicle Operational Cost and life cycle estimation, along with the road maintenance benefits and also analyzes the decision on management priority order using Net Present Value (NPV). The database programming system for Maintenance Policy was applied to 5 road sections in Kuaro District, Regency of Paser, East Borneo Province, using the 2006 survey data Based on the Database Programming System for Road Maintenance Policy, the following results were acquired; the road sections K-3.05 ranked first, with the road sections name Kuaro-R.Barat/Pd.Jaya-Kt.Bumi-R.Barat II, 17.894 km in length, rock surface type, 0,01% damage percentage, good condition, maintenance cost 1.740.000.00 rupiahs, NPV of 1.410.968.301.00 rupiahs, road life cycle estimation is of 12 years, with routine maintenance project recommendation. While the road sections of the lowest priority was K-03.04, with the road sections Jangkar-Kuaro, 1.900 km in length, asphalt surface type, 1,57% damage percentage, maintenance cost of 51.669.000.00 rupiahs, NPV of - 25.807.012.00 rupiahs, road life cycle is of 9 years, routine maintenance project recommendation.
Kata Kunci : Sistem database,Pemeliharan,Jalan