Laporkan Masalah

Analisis perkembangan ekonomi Kabupaten/Kota Propinsi Maluku Utara tahun 2004-2008

RABU, Boki, Dr. M.R. Djarot Sadharta W, M.Sc

2010 | Tesis | S2 Geografi

Propinsi Maluku Utara terdiri dari pulau-pulau menyebabkan transportasi antar pulau sangat tergantung pada sistem transportasi laut. Sebagian besar transportasi tersebut belum menjangkau daerah-daerah yang terisolasi dan terpencil. Hal ini akan berakibat pada perbedaan perkembangan ekonomi antar kabupaten/kota di Propinsi Maluku Utara. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk (1) Mengetahui tipologi ekonomi wilayah antar kab/kota, (2) Menganalisis kesenjangan ekonomi wilayah, (3) Mengetahui faktor-faktor pengaruh perbedaan laju pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Propinsi Maluku Utara Penelitian ini mengunakan data dasar yang bersumber dari Biro Pusat Statistik (BPS) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Propinsi Maluku Utara, berupa data produk regional domestik bruto ( PDRB). Analisis penelitian dengan mengunakan analisis Klassen Typologi, Indeks Williamson dan Regresi Berganda. Terdapat 3 klasifikasi wilayah menurut Klassen Typologi yaitu: 1) daerah maju dan tumbuh cepat: Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Timur, 2) daerah maju tapi tertekan : Kepulauan Sula, 3) daerah relatif tertinggal: Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Utara, Halmahera Selatan dan Halmahera Tengah. Hasil Indeks Williamson menunjukan ketimpangan ekonomi wilayah di propinsi Maluku utara cenderung menurun, yaitu tahun 2004 sebesar 0.616 dan tahun 2008 sebesar 0.585. Pertumbuhan penduduk , persentase lulusan pendidikan dasar ke atas dan tingkat partisipasi angkatan kerja berpengaruh signifikan terhadap perbedaan laju pertumbuhan ekonomi di Propinsi Maluku Utara

North Maluku Province composed by islands which the habitant strongly depend on sea transportation. Unfortunately, remote and isolated small islands remain unattained, this lead to economical developments gap among regencies and municipal in North Maluku Province. Therefore, it is essential to established research on “Economical Development of regency/municipal of North Maluku Province, Period 2004-2008”. Present research objectives are (1) to identify region’ economical typology inter-regencies/municipal, (2) analyzing economical gap inter-regions, (3) identifying affecting factors of economical growths rate differences among regencies/municipal in North Maluku province. This study uses baseline data sourced from the Central Bureau of Statistics (BPS) and Regional Development Planning Agency (Bappeda) of North Province Maluku using Klassen Typology analysis, Williamson Index and Multiple Regression techniques, is employed. There are 3 classified regions based on Klassen Typology: 1) developed and fast growth region: Ternate municipal, Tidore Islands and East Halmahera Regency; 2) developed region but depressed: Sula Island; and 3) under developing regions: West Halmahera, North Halmahera, South Halmahera and Central Halmahera. Williamson Index reveals region economic’ gap in North Maluku Province tend to decrease, 0.616 in 2004 to 0.585 in 2008. Population growths, primary and high school graduations level and participation of work force hold significance impact over economical growth rate of North Maluku Province.

Kata Kunci : Perkembangan ekonomi,Kesenjangan,Tipologi wilayah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.