Laporkan Masalah

Status kesehatan individu dan pengaruh modal sosial di Indonesia

SEKARTAJI, Angelica Dyah, Prof. Dr. Lincolin Arsyad, M.Sc

2010 | Tesis | S2 Ilmu ekonomi

Kesehatan menjadi salah satu tolak ukur dari kesejahteraan individu karena kesehatan (hidup sehat) merupakan hak asasi manusia. Bila dilihat berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia, sejak tahun 2005 hingga tahun 2008 persentase penduduk yang memiliki keluhan kesehatan meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan studi-studi yang telah dilakukan, modal sosial berperan penting dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan, termasuk kesehatan individu. Jika individu tinggal dalam lingkungan dengan modal sosial yang lebih besar maka diharapkan kesehatannya lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh modal sosial terhadap status kesehatan individu serta menganalisis pengaruh variabel sosiodemografi, sosioekonomi, dan kesehatan obyektif terhadap status kesehatan individu. Kesehatan yang dinilai sendiri (self-reported health) sebagai variabel dependen, banyak digunakan sebagai salah satu ukuran kesehatan, terutama digunakan sebagai prediktor bagi mortalitas. Penelitian ini menggunakan data Indonesian Family Life Suvey 4 dan dianalisis menggunakan metode logit. Penelitian yang menganalisis kesehatan individu ini memberikan hasil bahwa modal sosial, yang terdiri dari partisipasi aktif, kepercayaan, dan peran adat berpengaruh signifikan terhadap status kesehatan individu. Faktor sosiodemografis (usia, jenis kelamin, status perkawinan, dan dummy wilayah), faktor sosioekonomi(pendidikan dan status pekerjaan), serta faktor kesehatan obyektif (kebiasaan merokok dan rawat jalan) juga berpengaruh signifikan terhadap status kesehatan individu.

As a human right, health is considered as an indicator for individual welfare. According to the data of the Ministry of Health, the percentage of population that has a health problem was increasing during 2005 to 2008. Based on previous researches, social capital takes an important role in development and welfare, include health. Someone who lives in the environment with a stronger social capital is expected to have a better health. The goal of this research is to analyze the impact of social capital in individual health and to analyze the impact of socio-demographic factors, socio-economic factors, and the objective health in individual health status. Self-rated health is commonly used as a health measurement especially as a mortality predictor. Logit method is used to analyzing self-reported health since it is binary dependent variable. Resource of all data is Indonesian Family Life Survey 4. The result of this research is the social capital that consists of active participations, trust, and culture has a significant effect to the individual health. Sociodemographic factors (age, sex, marital status, and regional dummy), socio- economic factor (education and employment), and objective health (smoking and outpatient) have also significant effect to the individual health.

Kata Kunci : Kesehatan,Modal sosial,Logit


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.