Rentang harga saham optimum :: studi empiris di Bursa Efek Indonesia
PINEM, Bobby Arizona, Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, MBA
2010 | Tesis | S2 ManajemenPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji pengaruh harga saham terhadap volume perdagangan saham, pengaruh harga saham terhadap bid-ask spread, dan estimasi kemungkinan perusahaan melakukan stock splits dan harga saham, serta akhirnya menentukan rentang harga saham optimum di Bursa Efek Indonesia. Populasi yang menjadi objek penelitian adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode pengamatan januari sampai dengan desember 2008. Prosedur pemilihan sample menggunakan metoda purposive sampling dan pengumpulan data dilakukan dengan pooling data (time series dan cross sectional) yang menghasilkan sebanyak 133 perusahaan tahun. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi berganda dan model logit berupa pooled regression dengan bantuan program e-views. Untuk menguji hipotesis digunakan tiga model persamaan. Pengujian terhadap hipotesis pada dasarnya dilakukan setelah deteksi outlier dan uji pelanggaran asumsi klasik. Sample akhir penelitian berjumlah 133 perusahaan tahun. Hasil temuan menunjukkan bahwa harga saham memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap volume perdagangan saham. Hasil penelitian juga menemukan bahwa harga saham berpengaruh negatif terhadap bis-ask spread. Kemudian, kemungkinan perusahaan yang memiliki harga saham yang terlalu tinggi untuk melakukan stock splits untuk menjaga agar harga sahamnya tetap menarik adalah hanya sebesar 29 %. Akhirnya, dari model yang digunakan pada penelitian ini tidak terdapat rentang harga saham optimum yang spesifik di Bursa Efek Indonesia karena secara umum harga saham di Indonesia masih cenderung murah.
The aims of this research is to provide empirical evidence about influence of share price to trading volume and bid-ask spread, and the estimation of the propensity of the firm will split their stock. Finally, the aims of this research is to make estimation of the optimal share price in Indonesia Stock Exchange. The sample comprises companies which listed in Indonesia Stock Exchange during january to desember 2008. Using purposive sampling and pooling data (time series and cross sectional), this sample selection procedure yields a sample of 133 firm year observation. Data analyzing technique use multiple regression and logit model in the form pooled regression with E-Views program. Hypothesis testing used three equation model. The examination of hypothesis is basically done after detecting outlier and test of classic assumption. Final example consists of 133 firm year. The result show that share price have positive influence to trading volume and have negative influence to bid-ask spread. Then, the propensity of companies that have “too high’ price to split their stocks is about 29 %. Finally, this research show that there is not specific optimal share price range in Indonesia Stock Exchange because most of firms still have low.share price.
Kata Kunci : Harga saham,Volume perdagangan saham,Bid,ask spread,Stock splits,Rentang harga saham optimum