Analisis pengelolaan aset peralatan dan mesin (non alutsista) pada kementerian pertahanan Republik Indonesia
TURNIP, Richard Febrianto, Dr. Akhmad Makhfatih, M.A
2010 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini berfokus kepada identifikasi faktor-faktor kunci dalam pengelolaan aset peralatan dan mesin non alutsista dan penerapannya pada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Faktor-faktor kunci dibangun dari konsep manajemen aset di korporasi yang sudah diadaptasi ke dalam sektor publik dari perbagai penelitian terdahulu terutama dari faktor-faktor kunci yang telah dibangun oleh Schaefers (1999). Data dikumpulkan dengan metode survei kuesioner dan wawancara kepada pejabat/pegawai yang berkaitan erat dengan pelaksanaan kewenangan pengelolaan aset peralatan dan mesin Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan terkumpul 45 responden dari total populasi sebanyak 64 orang pejabat/pegawai dengan metode pengambilan sampel purposif. Dengan metode Expectation-Perception-Importance Analysis (Analisis EPI), hasil identifikasi faktor kunci dianalisis penerapannya berdasar tanggapan responden dalam tiga perspektif: ekspektasi, persepsi dan arti penting untuk tujuan akhir menentukan prioritas penanganan guna meningkatkan kinerja pengelolaan aset peralatan dan mesin. Dalam penentuan prioritas penanganan, analisis kualitatif dilakukan untuk mendukung analisis kuantitatif berdasarkan analisis EPI. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah pelaksanaan semua faktor kunci keberhasilan pengelolaan aset belum sesuai harapan. Profesionalisme sumber daya manusia dalam mengelola dan memanfaatkan peralatan dan mesin merupakan prioritas tertinggi yang harus segera diperbaiki. Prioritas kedua adalah sikap positif dan komitmen pimpinan satuan kerja terhadap pengelolaan aset peralatan dan mesin. Prioritas selanjutnya adalah informasi terinci dan terbaru mengenai pengelolaan aset peralatan dan mesin, pengoperasian unit pengelolaan aset peralatan dan mesin menggunakan unit terpisah dan mempunyai tanggung jawab yang jelas, dan transparansi biaya yang berkaitan dengan pengelolaan aset peralatan dan mesin.
The focus of this research is on identifying critical succes factors of local asset management (tools and machines) and how those factors are applied due to improving performance level of the asset management. The location of this study is in Ministry of Defense of Republic of Indonesia. Those factors are extended from corporate real estate asset management (CREAM) conceptual framework that was adapted to public sector by earlier researchers especially by Schaefers (1999). The questionnaire survey method is applied in this study and use officers/employees who high related with asset management authority in the minstry as unit analysis and get 45 samples from the population of 64 officers/employees through purposive method. Expectation-Performance-Importance (EPI) analysis is used to analyze the actualization of the key factors on asset management practice based on expectation, perception, and importance perspective of the respondents. The main purpose of the analysis is to identify the rank of priority have to be done due to improving performance level of asset management. Qualitative and quantitative analysis used to identify the rank of priority. The result of this study shows that all performance level of key factors are lower than the expectation. The EPI analysis result shows that professionally trained and qualified human resources requirement got highest priority to be handled. The second priority is positive attitude by top management towards asset management. The next priorities are detailed and up-to-date information on asset, operation of asset management unit as separate and distinct responsibility center, and transparency of asset costs.
Kata Kunci : Faktor kunci keberhasilan,Analisis EPI, critical success factors, EPI analysis