Persepsi masyarakat Suku Amungme dan Suku Kamoro terhadap manfaat program pengembangan ekonomi PT. Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika (2008-2009)
AKAS, Yunita, Drs. Ahmad Jamli, M.A
2010 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan menganalisis persepsi masyarakat Suku Amungme dan Suku Kamoro terhadap manfaat program dana bergulir PT. Freeport Indonesia yang disalurkan melalui LPMAK, membandingkan persepsi antara masyarakat Suku Amungme dan Suku. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari hasil jawaban responden terhadap kuesioner dan wawancara serta data sekunder yang berasal dari LPMAK.Metode analisis yang digunakan adalah analisis dengan Skala Likert untuk melihat persepsi serta Mann-Whitney Test untuk melakukan uji beda pada persepsi masyarakat.Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan program bantuan dana bergulir tersebut telah membentuk persepsi masyarakat Suku Amungme dan Suku Kamoro mengenai manfaat program. Persepsi yang tercipta dalam masyarakat adalah bahwa program tersebut bermanfaat. Terdapat 3 peringkat manfaat tertinggi yaitu terciptanya kesempatan usaha, adanya dukungan permodalan, serta terciptanya lapangan pekerjaan. Berdasarkan hasil uji beda, dengan nilai z adalah - 2,928 dan asymptotic significance (2-tailed) adalah 0,003, hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antara penerima bantuan program dana bergulir dari Suku Amugme dan Suku Kamoro.
This study aims to analyze Amungme and Kamore tribe public perception against the benefits of fund program of PT Freeport Indonesia, which is channeled through LPMAK, comparing the perceptions between the Amungme and Kamoro public. The data used are primary data obtained from respondents answers to questionnaires and interviews and secondary data derived from LPMAK.The analytical method used is the analysis of the Likert Scale and the Mann-Whitney Test. The results show that the implementation of the assistance program has been established to Amungme and Kamoro tribes about the benefits of the program. The perception created in the community is that the program is beneficial. There are three ranks highest benefit is: the creation of business opportunities, the capital support, and creation of jobs. Based on the different test results, with a value of z is -2.928 and the asymptotic significance (two-tailed) is 0.003, the results indicate that there are significant differences in perception among the beneficiaries of the revolving fund program Amungme and Kamoro tribes.
Kata Kunci : Manfaat,Program dana bergulir,Persepsi,Suku Amungme,Suku Kamoro,LPMAK, Benefits, a revolving fund program, perceptions, Amungme and Kamoro tribes, LPMAK.