Laporkan Masalah

Efek suspensi bubuk kedelai pada tikus diabetes akibat diinduksi streptozotocin :: Kajian terhadap kaadr MDA serum, kreatin serum dan protein urin

DAFRIANI, Putri, Prof. dr. Sri Kadarsih Soejono, M.Sc., Ph.D., AIFM

2010 | Tesis | S2 IKD dan Biomedis

Diabetes merupakan penyakit metabolik yang dikaitkan dengan kelainan mikrovaskular (neuropati, retinopati dan nefropati) dan kelainan makrovaskular (penyakit jantung dan penyakit pembuluh darah otak dan perifer). Kedelai merupakan makanan fungsional yang memiliki kandungan antioksidan isoflavon yang dapat melawan stres oksidatif akibat hiperglikemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kedelai terhadap kadar MDA serum, kreatinin serum dan protein urin. Subjek adalah 35 ekor tikus putih galur Wistar usia 6 – 7 minggu dengan berat badan 100 – 200 gr. Tikus dibuat diabetes dengan injeksi intraperitoneal streptozotocin (STZ) 60 mg/KgBB. Subjek dibagi menjadi 5 kelompok : tikus normal, tikus diabetes, tikus diabetes dengan suspensi bubuk kedelai 200 mg/KgBB/hr, tikus diabetes dengan suspensi bubuk kedelai 400 mg/KgBB/hr, dan tikus diabetes dengan suspensi bubuk kedelai 800 mg/KgBB/hr. Waktu injeksi STZ sama dengan waktu dimulainya perlakuan. Lamanya perlakuan adalah 4 minggu. Darah diambil dari vena orbita sebelum perlakuan, 3 hari setelah injeksi STZ, 2 minggu dan 4 minggu setelah perlakuan untuk pemeriksaan kadar glukosa.Sebelum dan sesudah perlakuan dilakukan pemeriksaan Malondialdehid (MDA) serum, kreatinin serum dan protein urin.Hasil penelitian menunjukkan penurunan kadar MDA serum, kreatinin serum dan protein urin pada kelompok diabetes yang diberi perlakuan suspensi bubuk kedelai 200 mg/KgBB/hr, 400 mg/KgBB/hr dan 800 mg/KgBB/hr.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian suspensi bubuk kedelai dapat mengatasi stres oksidatif pada diabetes dengan menurunkan kadar MDA dan mencegah komplikasi pada diabetes dengan menurunkan kadar kreatinin serum dan kadar protein urin.

Diabetes mellitus is a metabolism disease associated with a number of microvascular (retinopathy, neuropathy and nephropathy) and macrovascular (ischaemic heart disease, cerebrovascular disease and peripheral vascular diseases) complications. Soybeans have been consumed for a long time as an important protein source to complement grain protein soybean contain various nutritious and functional components such as isoflavonoids, which are beneficial against stress oxidative . This research was aimed to determine the effect of soybean to MDA, creatinine and protein urine in diabetic rats.The subject consist of 35 Wistar rats with body weight 100-200 g (6-7 weeks of age). Diabetic rats were induced by single intraperitoneal injection of streptozotocin (STZ) 60 mg/kg body weight. The rats was divided into 5 groups : non diabetic, diabetic, diabetic with soybean powder 200mg/kg body weight,diabetic with soybean powder 400mg/kg body weight and diabetic with soybean powder 800mg/kg body weight. Injection timing same with treated timing. The subject are treated until 4 weeks. The blood was taken from retro orbita venous plexus to determine blood glucose levels before treatment, 3 days after injection,after 2 weeks and 4 weeks treatment. Two times of study Malondyaldehid (MDA), creatinine serum and protein urine The result showed the significant decrease of blood glucose levels, MDA,creatinine serum and protein urine in the group which treated with soybean powder 200 mg/kg body weight, 400mg/kg body weight and 800mg/kg body weight.In conclusion treatment with soybean powder can eliminate stress oxidative by reduced MDA and prevent the complication of diabetes with reduced creatinine serum and protein urine.

Kata Kunci : Diabetes,Kedelai,MDA,Kreatinin serum,Protein urin, Diabetes, soybean, MDA serum, creatinine serum.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.