Laporkan Masalah

Pengembangan prototipe sistem pendukung keputusan diagnosis malaria

HAREFA, Sudarta Yabesman, dr. Lutfan Lazuardi, M.Kes, Ph.D

2010 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Malaria masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat menyebabkan kematian terutama pada kelompok risiko tinggi. Kabupaten Nias merupakan salah satu kabupaten yang endemis malaria. Diagnosis malaria sebagian besar ditegakkan berdasarkan pemeriksaan fisik daripada berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, meskipun pemeriksaan laboratorium merupakan gold standard untuk mendiagnosis malaria. Untuk membantu tenaga kesehatan dalam mendiagnosis malaria dengan tepat, dikembangkan sebuah sistem pendukung keputusan dalam mendiagnosis malaria. Tujuan: Mengembangkan prototipe sistem pendukung keputusan diagnosis malaria. Metode Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan action research untuk mengekplorasi tahap per tahap dari pengembangan prototipe sistem pendukung keputusan diagnosis malaria. Partisipan dalam penelitian ini yaitu 5 orang dokter umum di RSU Gunungsitoli dan 2 orang perawat di Puskesmas Gunungsitoli. Hasil Penelitian: Terciptanya suatu model aplikasi sistem pendukung keputusan diagnosis malaria berbasis komputer yang dirancang dengan bahasa pemograman PHP dan database MySQL. Cara kerja sistem pakar ini yaitu dengan memasukkan gejala-gejala klinis malaria ke dalam sistem pakar, maka data gejala tersebut akan diolah oleh sistem pakar untuk kemudian dihasilkan diagnosis serta saran medis yang berguna untuk membantu petugas kesehatan dalam mengambil keputusan. Kesimpulan: Sistem pendukung keputusan diagnosis malaria yang dihasilkan ini menarik minat petugas kesehatan dan membantu petugas kesehatan dalam mendiagnosis malaria secara klinis.

Background: Malaria is a public health problem that still causes mortality particularly in high risk group. District of Nias is malaria endemic area. Malaria diagnosis is mainly determined according to physical examination than the result of laboratory examination, despite the fact that laboratory examination is the gold standard of malaria diagnosis. To help health staff diagnose malaria accurately, it is necessary to develop decision support system for malaria diagnosis. Objective: To develop prototype of malaria diagnostic decision support system. Method: The study was descriptive with action research design to explore phase by phase of prototype development of malaria diagnostic decision support system. Participants of the study consisted of 5 general physicians at Gunungsitoli Hospital and 2 nurses at Gunungsitoli Health Center. Result: The study created an application model of computer-based malaria diagnostic support system designed using PHP programming language and MySQL database. This expert system-worked by entering malaria clinical symptoms in the expert system; data of symptoms were processed by the expert system to determine diagnosis and medical advice that was useful to assist health staff in making decision. Conclusion: Malaria diagnostic decision support system that had been developed attracted the interest of health staff and help them to diagnose malaria clinically.

Kata Kunci : Sistem pendukung keputusan, prototipe, diagnosis malaria, decision support system, prototype, malaria diagnosis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.