Laporkan Masalah

Evaluasi kemudahan dan kemafaatan aplikasi terminologi medis dan klasifikasi penyakit (ICD-10) pada mahasiswa D3 Rekam Medis Universitas Gadjah Mada

NURYATI, dr. Tridjoko Hadianto, DTM

2010 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: Terminologi medis dan klasifikasi penyakit (ICD-10) merupakan salah satu matakuliah yang ada pada tiap semester dan menjadi kesulitan bagi mahasiswa D3 Rekam Medis UGM. Kesulitan tersebut disebabkan banyak menggunakan istilah medis, bahasa asing, istilah diagnosa yang ada di lapangan berbeda dengan ICD-10, terbatasnya referensi, salah satu kompetensi lulusan, terbatasnya pelatihan dan sarana pembelajaran. Tujuan: Untuk mendeskripsikan pembuatan model desain pembelajaran ADDIE yang digunakan sebagai salah satu upaya inovatif dalam pembelajaran terminologi medis dan klasifikasi penyakit (ICD-10) serta untuk mengevaluasi kemudahan dan kemanfataan bagi mahasiswa D3 Rekam Medis Universitas Gadjah Mada terhadap penggunaan Aplikasi terminologi medis dan klasifikasi penyakit (ICD-10). Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah cross-sectional survey, dengan sampelnya mahasiswa D3 Rekam Medis UGM pada semester Ganjil tahun ajaran 2009-2010 sebanyak 120 mahasiswa dan kuesioner serta diskusi kelompok terfokus sebagai instrumen penelitiannya. Hasil: Telah dibuatnya salah satu sumber pembelajaran terminologi medis dan klasifikasi penyakit (ICD-10) dengan menggunakan desain model pembelajaran ADDIE. Tahap Analisis diketahui masih diperlukannya sumber pembelajaran yang dapat dijadikan sumber pendamping dalam pembelajaran di kelas. Tahap Desain dan Pengembangan diperoleh sebuah desain sumber pembelajaran dengan bantuan komputer dan menggunakan perancangan model prototipe. Tahap Implementasi dilaksanakan kepada 120 mahasiswa D3 Rekam Medis UGM untuk menggunakan prototipe ini. Tahap Evaluasi diperoleh informasi bahwa penggunaan prototipe ini memberikan angka rata-rata kemanfaatan lebih tinggi (4,32) dibandingkan dengan nilai rata-rata persepsi kemudahan (4,15). Berdasarkan analisis statistika aplikasi ini tidak memberikan perbedaan yang signifikan antara persepsi kemudahan dan kemanfaatan berdasarkan tingkat semester, umur, kemampuan dan kepemilikan komputer, akan tetapi mempunyai pengaruh yang signifikan berdasarkan jenis kelamin sebesar 0,014 dan 0,017. Kesimpulan: Prototipe aplikasi pembelajaran terminologi medis dan klasifikasi penyakit (ICD-10) dapat digunakan sebagai pendamping pembelajaran pada D3 Rekam Medis UGM dan berdasarkan evaluasi statistika persepsi kemudahan dan kemanfaatan penggunaan prototipe mempunyai rata-rata diatas 4 serta mempunyai pengaruh yang signifikan berdasarkan jenis kelamin dan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan berdasarkan umur, tingkat semester, kepemilikan dan kemampuan komputer responden.

Background: Medical terminology and International Classification of Diseases (ICD-10) are one of the curriculum of Medical Record Diploma Gadjah Mada University. These major became difficult to learn as there were differences terminology, languages and written diagnosis in the real field. Further more, there were limited references, lack of exercises and learning facilities. Objectives: The aim of the research was developing design learning model of ADDIE to developed an application program of ICD-10. And to evaluate the ease of use and usefulness of the application used by the students. Methods: This research was a qualitative-descriptive one with cross-sectional design. The instruments used to collect data were questionnaire and focus-group-discussion. The respondens are 120 students of Medical Record Diploma Gadjah Mada University. Result: The result of this research was an application as learning resource of ICD-10 has been developed. The Analysis phase showed that the institution still needed a conventional learning model in class. The Design & Development phase showed that the application was made by learning resource design (ADDIE) and the result was a prototype model application. The Implication phase showed the implementation of the application to 120 students. The Evaluation phase showed that the use of the application was usefulness with mean score 4.32 and the value of ease-of-use was 4.15. There were no significant relation between usefulness and ease-of-use with grade of students, age,14 computer usage and computer ownership. However there was a significant relation between usefulness and ease of use with sex (0,014 & 0,017). Conclusion: The application of ICD-10 may used for all the students of Medical Record Diploma Gadjah Mada University by this time.

Kata Kunci : Model ADDIE,Aplikasi,Kemudahan,Kemanfaatan,Terminologi medis,ICD,10, ADDIE Model, Application, usefulness, ease of use, medical terminology, ICD-10


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.