Laporkan Masalah

Kualitas pencatatan dan pelaporan data program jaminan kesehatan masyarakat (JAMKESMAS) di Kabupaten Kutai Timur tahun 2009

HERMAN, Andi, Anis Fuad, S.Ked, DEA

2010 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Sejak program Jamkesmas dimulai pada tahun 2008 di Kabupaten Kutai Timur, belum ada pelaksana pelayanan kesehatan (PPK) yang mengirimkan laporan ke pengelola program Jamkesmas kabupaten. Pada tahun 2009 laporan yang ada di pengelola hanya dua bulan yaitu bulan Januari dan pebruari, dan semua pengiriman laporan tidak tepat waktu. Petugas hanya melaksanakan tugas rutin Puskesmas sehingga tidak melakukan pencatatan dan pelaporan. Selain itu petugas belum mengetahui kegunaan atau pentingnya pengiriman laporan ke kabupaten dan selama ini Dinas Kesehatan Kabupaten tidak pernah memberikan umpan balik dari laporan yang dikirim oleh Puskesmas. Tujuan: Untuk menilai kualitas pencatatan dan pelaporan data program Jamkesmas di Kabupaten Kutai Timur tahun 2009. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantatif dan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus (case study) deskriptif. Pengumpulan data penilitian ini menggunakan wawancara mendalam, observasi dan penulusuran dokumen. Hasil: Pelaksanaan pencatatan dan pelaporan data program Jamkesmas di Kabupaten Kutai Timur memiliki dua fungsi, yaitu klaim dan pelaporan kegiatan. Pengumpulan data program Jamkesmas menggunakan berbagai media seperti buku register dan kertas format. Penelitian ini menemukan bahwa faktor organisasi pencatatan dan pelaporan belum memadai seperti tidak adanya kunjungan supervisi, pelatihan serta sumber daya program Jamkesmas. Kesepakatan pengiriman laporan tidak ada, pengecekan pelaporan dan kelengkapan tidak dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten. Data yangdikumpulkan juga tidak dimanfaatkan oleh manajemen Jamkesmas. Kesimpulan: Kualitas pencatatan dan pelaporan data program Jamkesmas belum optimal. Hal ini karena belum adanya format yang terstandardisasi dan kurangnya supervisi, sumber daya dan pengiriman laporan tidak tepat waktu

Background: Comumunity Health Insurance Program (Jamkesmas) at the District of Kutai Timur has not been supported by adequte recording and reporting system. In 2008, no health facility sent report to the district health office. In 2009, report of january and february program activities were sent, but the remaining months were not. Objective: This research aimed to assess the quality of CHIS recording and reporting system in 2009. Method: This is a descriptive case study using quantitative and qualitative method. The study was based on indepth interviews, observation and review of the documents. Result: CHIS recording and reporting system provide two functions: claim and activities control. Evidences were collected from register book and sheet form. Organizational factors of recording and reporting sytem was inadequate including absence of supervisory visit, trainning and limited resources. No consensus was estabilished regarding report delivery, data quality check and data completeness by district health office. Then, available data were not utilized by CHIS program management. Conclusion: Quality of CHIS recording and reporting was not optimal due to unavailability of standard format, lack of supervision and resources. This in turn caused untimeliness of the report delivery.

Kata Kunci : Kualitas data,Pencatatan dan pelaporan,Jamkesmas, data quality, recording and reporting.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.