Laporkan Masalah

Hubungan faktor demografi, sosial-ekonomi dengan pemberdayaan perempuan Kecamatan Ngampilan Kota Yogyakarta :: Studi kasus program usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera

KURNIYATI, Nany Noor, Prof. Drs. Kasto, M.A

2010 | Tesis | S2 Kependudukan

UPPKS merupakan program pemberdayaan keluarga untuk membantu keluarga miskin meningkatkan pendapatannya. UPPKS merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga khususnya Keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I, dengan mengangkat peran perempuan dalam “area” produktif sebagai usaha untuk memperoleh/meningkatkan pendapatan keluarga (income generating) dalam memenuhi kebutuhan hidup. Penelitian bertujuan mengkaji hubungan strata kemandirian dalam Program UPPKS dengan pemberdayaan perempuan, serta mengkaji hubungan status ekonomi, sosial dan demografi dengan pemberdayaan perempuan peserta Program UPPKS. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data yaitu melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Unit analisis penelitian ini adalah peserta UPPKS di Kecamatan Ngampilan Yogyakarta. Sampel yang akan diteliti ditetapkan secara random sampling dimana jumlah sampel ditetapkan dengan menggunakan rumus Krejcie-Morgan sebanyak 193 responden. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa strata kemandirian yang dimiliki peserta UPPKS, berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat pemberdayaan dalam program UPPKS. Dalam hubungannya dengan tingkat pemberdayaan Peserta UPPKS, umur memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tinggi rendahnya tingkat pemberdayaan perempuan peserta UPPKS, jumlah anak masih hidup yang merupakan beban dan tanggung jawab peserta UPPKS, memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat pemberdayaan peserta UPPKS, tingkat pendidikan berpengaruh positif tetapi secara statistik tidak signifikan terhadap tingkat keberdayaan, artinya terdapat kecenderungan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan, maka tingkat keberdayaan cenderung meningkat, tingkat pendapatan memiliki pengaruh positif tetapi secara statistik tidak signifikan terhadap tingkat pemberdayaan perempuan peserta UPPKS. Dan jenis usaha yang dijalankan oleh para peserta UPPKS, memiliki pengaruh negatif dan secara statistik tidak signifikan terhadap tingkat pemberdayaan perempuan. Pada umumnya anggota UPPKS merasakan manfaat dengan keikutsertaan mereka menjadi anggota UPPKS yang meliputi berbagai aspek, diantaranya aspek penyediaan modal usaha, aspek manajemen dan keterampilan, aspek penggunaan teknologi dan juga aspek promosi dan pemasaran produk-produk peserta UPPKS.

UPPKS is a program of family empowerment to assist the impecunious family improve its earnings. UPPKS is also effort to increase family prosperity specially Pre prosperous family and prosperous family I, by appearing women’s role in productive "area" as effort to reaching or improving family earnings (income generating) in fulfilling needs of live. This research aim to study the relation of independence strata in UPPKS with the women empowerment, and also study the relation among economic status, social and demography with the empowerment of women whom affiliated in UPPKS. This research is quantitative research, that using technique of data collecting that consisted; questionnaire, interview the, observation, and taking documentation. Unit of analyse this research is member of UPPKS in Subdistrict of Ngampilan Yogyakarta. Sampel to be exercised are specified as random that amount of sampel specified by using Krejcie-Morgan formula as much 193 responder. Result of examination to hypothesis indicate that independence of strata owned the UPPKS members, having an negativity effect and do not significant to empowerment level in UPPKS. In its relation with the empowerment level of UPPKS members, age own negative effect and do not significant to level of empowerment level the UPPKS members, sum up the child above the ground was burden and responsibility of UPPKS members, owning negative effect and do not significant to empowerment level of UPPKS members, level of education have an positive effect but statistically do not significant to empowerment level; its meaning there are tendency that excelsior level of education, hence empowerment level tend to increase, level of earnings own the positive effect but statistically do not significant to level of woman empowerment to UPPKS members. And type of exertion run by UPPKS members, owning negative effect and statistically do not significant to level of empowerment. Generally member of UPPKS meet the benefit during affiliated inly UPPKS covering various aspect, such as aspect of capital employed, management and skill, technological use aspect as well as aspect of promotion and marketing of product of UPPKS members.

Kata Kunci : UPPKS, Pemberdayaan Perempuan, UPPKS, Woman Empowerment


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.