Strategi peningkatan ketahanan keluarga untuk mendukung ketahanan wilayah :: Studi kasus di Desa Setia Mekar Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi
PUSPARINI, Yusita, Prof. Dr. Djoko Soerjo, MA
2010 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalKetahanan keluarga merupakan aspek dasar dalam menghadapi berbagai permasalahan dan pengaruh baik internal maupun eksternal. Dengan kuatnya ketahanan keluarga, maka anggota keluarga akan terhindar dari ketegangan, konflik bahkan perceraian sehingga fungsi keluarga dapat berjalan sebagaimana mestinya hingga tercapai tujuan dibangunnya keluarga dimana masing-masing individu dapat beraktualisasi untuk mengembangkan potensi pribadi secara optimal. Sebagai core of society, kuatnya ketahanan keluarga secara kolektif akan membangun ketahanan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (a) bagaimana kondisi ketahanan keluarga di Bekasi dalam menghadapai perubahan masyarakat (b) merumuskan strategi peningkatan ketahanan keluarga dengan mengambil sampel populasi di Desa Setia Mekar yang merupakan desa urban dengan pertumbuhan penduduk tinggi dan tingkat pluralitas masyarakatnya, diperkirakan berpotensi mempunyai tingkat kerawanan ketahanan keluarga dalam masa perubahan sosial ini adalah sampel yang sangat tepat untuk diteliti sebanyak 100 orang dengan teknik random sampling. Analisa data dilakukan dengan metode kuantitatif dan kualitatif yang dioperasikan berdasarkan teori dan konsep membangun ketahanan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) kondisi Ketahanan keluarga di lokasi penelitian masih termasuk dalam katagori harmonis dalam situasi berlangsungnya perubahan sosial, namun terdapat potensi ancaman kerawanan terjadinya konflik dalam keluarga dengan indikasi bahwa hamper semua keluarga pernah mengalami konflik. (b) terwujudnya satu konsep tentang strategi peningkatan ketahanan keluarga dalam upaya mendukung tercapainya ketahanan wilayah, sehingga pengaruh yang dating tidak mengganggu stabilitas wilayah yang berdampak pada degradasi kualitas wilayah tetapi bahkan menciptakan kreatifitas dalam mengantisipasinya.
Family resilience is basic aspect in faces various problem and can avoid the family of stress, conflict even divorce, so family function can be done and reached the aim where each individual gets to get actualization to develop personal potency. As core of society, collegial family resilience will build region resilience. . Firmly it family robustness, therefore family member will most dodge of stress, conflict even separate so family function can walk as it were must it until reached by aim was built by it family where each individual gets to get actualization to develop optimal ala person potency. As core of society , its strength is collegial family robustness will build region robustness. The purpose of this research are (a) showing how the family resilience of Bekasi society in faces modernism (b) to formulate the strategy of increase the resilience family. Population was taken sample at Setia Mekar village as urban with high growth population and so plural, predicted have many potential crisis of resilience family, with 100 respondents in random sampling. Data analysis did by quantitative and qualitative method which is run theory-based and concept builds family resilience. Result observation show that (a) family resilience at Setia Mekar village is in harmonious on social change, but there’s crisis threat potency in family which indicated by many conflict in almost all family’s (b) formulated a concepts of family resilience to be reached its territorial resilience.
Kata Kunci : Konflik, Ketahanan keluarga, Ketahanan wilayah