Laporkan Masalah

Keragaman respon penerima bantuan rehabilitasi rumah untuk masyarakat kurang mampu di Kabupaten Kebumen :: Studi kasus Kecamatan Sruweng-Pejagoan dan Kecamatan Ayah-Buayan

WIDIASTUTI, Niken Ratna, Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MUP., Ph.D

2010 | Tesis | S2 Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Pada tahun 2005, rumah tidak layak huni di Kabupaten Kebumen mencapai 32%. Untuk mengatasinya, pada tahun 2006 Pemerintah Kabupaten Kebumen menjalankan program bantuan stimulan dana rehabilitasi rumah sebesar 5 juta rupiah/rumah untuk masyarakat kurang mampu. Bantuan tersebut menimbulkan keragaman respon dari penerima bantuan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keragaman respon penerima bantuan stimulan dalam merehabilitasi rumah dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Lokasi penelitian dipilih berdasarkan kategori kecamatan dekat dengan pusat kota dan kecamatan jauh dari pusat, yaitu Kecamatan Sruweng, Pejagoan, Ayah dan Buayan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus eksplanatoris. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam, observasi langsung, pemeriksaan dokumen, dan rekaman arsip. Analisis data dilakukan dengan teknik penjodohan pola dan studi kasus komparatif. Hasil temuan dan analisis lintas kasus selanjutnya disimpulkan dalam sebuah rumusan ke arah generalisasi. Kesimpulan hasil penelitian digunakan sebagai dasar pengembangan implikasi kebijakan maupun bahan untuk penelitian selanjutnya. Penelitian ini menemukan respon yang serupa antara KK penerima bantuan di lokasi dekat pusat kota dan jauh dari pusat kota. Pola rehabilitasi rumah yang dilakukan antara lain: (1) merombak total/sebagian, (2) menyempurnakan sebagian (3) melakukan ekspansi, subdivisi, dan eliminasi ruang. Adapun strategi pembiayaan yang dilakukan dengan memanfaatkan (1) potensi fisik, (2) modal sosial, (3) aset fisik, (4) potensi lokal, dan (5) material bekas. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa masih ada penerima bantuan yang hingga akhir pelaksanaan program tidak memenuhi kriteria fisik kegiatan. Komponen yang paling banyak tidak memenuhi criteria yaitu lantai dan MCK. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberagaman respon penerima bantuan tersebut, selain aspek fisik, sosial, dan ekonomi juga terdapat faktor persepsi, budaya, dan motivasi dari KK penerima bantuan stimulan yang bersangkutan.

Housing problem is still an important issue in Kebumen Regency, the percentage of un-standard housing at 2005 was about 32%. Local government tried to solve it by giving stimulant grant for housing improvement. The amount of such grant is 5 million rupiah for each house. This research aims to identify response variation of the receiver of such housing grant and to explore factors determine such responses. The study was conducted at sub districts near and far from the central of regency. They are Sruweng and Pejagoan, locate at sub districts near the central of regency, and Ayah and Buayan which are located at Sub districts far from central of regency. This research is an explanatory study case study method. The data was collected using in-depth interviews, direct observation, examination of documents, and files records. Data analysis was performed by pattern matching techniques and comparative case studies. The findings and cross-case analysis were concluded in a formulation to the generalization. This research indicate similar responses between grant receiver in sub districts near the central of regency, and sub districts far from central of regency. The housing rehabilitation patterns are: (1) totally or partly rehabilitation; (2) partly improvement; (3) Expand, subdivision, and room elimination. Finance strategies are using (1) physical asset, (2) social capital, (3) physical ownership, (4) local asset, and (5) recycling material. The results of this study also indicated that there are some households that can not fulfill the phisycal criteria of the programme. Factors that influence the responses of receiver of stimulant grant for housing rehabilitation are physical condition of shelter, social condition, and economical condition of household. In addition, it also influenced by perception, culture, and motivation.

Kata Kunci : Keragaman respon, Pola, Rehabilitasi Rumah, Penerima, response, pattern, housing improvement


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.