Peran stresor harian, optimisme dan regulasi diri terhaadp kualitas hidup individu dengan diabetes melitus tipe 2
KUSUMADEWI, Melina Dian, Prof. Dr. Sofia Retnowati
2010 | Tesis | S2 Magister Sains PsikologiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisa peran stressor harian, optimisme dan regulasi diri terhadap kualitas hidup individu dengan Diabetes Melitus tipe 2. Hipotesis penelitian ini adalah: 1). Ada hubungan negatif antara stresor harian dan kualitas hidup. Semakin tinggi stresor harian, kualitas hidup semakin rendah; 2). Optimisme sebagai moderator hubungan antara stresor harian dan kualitas hidup. Tingkat optimisme yang tinggi akan menurunkan pengaruh stresor harian terhadap kualitas hidup; 3). Regulasi diri otonom sebagai moderator hubungan antara stresor harian dan kualitas hidup. Tingkat regulasi otonom yang tinggi akan menurunkan pengaruh stresor harian terhadap kualitas hidup; 4). Regulasi diri terkontrol sebagai mediator hubungan stresor harian dan kualitas hidup. Stresor harian yang tinggi akan menurunkan kualitas hidup melalui rendahnya regulasi diri terkontrol. Metode penelitian: penelitian ini dilakukan di RSUP Dr. Sardjito pada pasien diabetes melitus tipe 2 yang telah didiagnosis oleh dokter dengan jumlah 64 subjek. Alat ukur penelitian menggunakan skala stresor harian, skala optimisme, skala regulasi diri dan skala kualitas hidup. Penelitian dilakukan dari tanggal 4 januari – 12 Februari 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara stresor harian dan kualitas hidup (r = 0,265; F = 22,304; p = 0,000; p < 0,01; signifikan). Pada analisis regresi moderator menunjukkan bahwa optimisme tidak terbukti sebagai moderator, namun regulasi diri otonom terbukti signifikan sebagai moderator hubungan stresor harian dengan kualitas hidup (ß = 0,004; p < 0,001; signifikan). Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa regulasi diri terkontrol terbukti sebagai mediator hubungan stresor harian dan kualitas hidup (p = 0,045; p < 0,05; signifikan). Kesimpulan: ada hubungan negatif yang signifikan antara stresor harian dan kualitas hidup. Optimisme tidak terbukti sebagai variabel moderator hubungan antara stresor harian dan kualitas hidup, namun regulasi diri otonom terbukti sebagai moderator hubungan antara stresor harian dan kualitas hidup. Regulasi diri terkontrol terbukti sebagai mediator hubungan stresor harian dan kualitas hidup.
The aim of this research is to analyze the role of daily stress, optimsm and self regulation toward the quality of life of type 2 individual with diabetes. The hypothesis of this research are: 1). There is a negative relationship between daily stress and quality of life; 2). Optimsm as moderate relationship between daily stress and quality of life; 3). Autonom self regulation as moderate relationship between daily stress and quality of life; 4). Controlled self regulation as mediator relationship daily stress and quality of life. Research Methodology: The research is conducted among individuals who were diagnosed with type 2 diabetic mellitus in Sardjito Hospital Yogyakarta. There are 64 subjects who completed the research tools (daily stress, optimism, self regulation and quality of life scale) started from January 4th – February 12nd 2010. The research shows that there is a negative relation between daily stress and quality of life (r = 0,265; F = 22,304; p = 0,000; p < 0,01; significant). The result of moderate regression analysis shows optimsm is not moderate variable. several facts, but autonom self regulation is moderate variable (ß = 0,004; p < 0,001; significant). The result of path analysis shows controlled self regulation is mediator relation of daily stress and quality of life (p = 0,045; p < 0,05; significant). Conclusion: There is a negative significant relation between daily stress and quality of life. Optimism not significant as moderate variable relation between daily stress and quality of life. Autonom regulation is significant as moderate relation between daily stress and quality of life. Controlled self regulation is significant as mediator relation of daily stress and quality of life.
Kata Kunci : Quality of life,Daily stress,Optimism,Self regulation,Type 2 diabetic patient