Kajian faktor penentu efektivitas terapi penanganan pasien ketergantungan napza di Pusat Rehabilitasi Narkoba Rumah Sakit Jiwa Propinsi Nusa Tenggara Barat periode Januari 2007-Desember 2009
YAMIN, Muhammad Nur, Prof. Dr. Zullies Ikawati, Apt
2010 | Tesis | S2 Ilmu FarmasiLatar Belakang : Ketergantungan NAPZA merupakan penyakit komplek,menyebabkan perubahan perilaku dan menimbulkan berbagai komplikasi medis,memerlukan penanganan secara multidisipliner, multisektoral, berkesinambungan dan konsisten termasuk tanggung jawab farmasis. Efektivitas terapi ketergantungan NAPZA dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain : kepatuhan dan motivasi pasien,jumlah dan jenis zat yang digunakan, lamanya pemakaian, serta pola pengobatan yang diterapkan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran pola penggunaan obat pada penanganan pasien ketergantungan NAPZA, tingkat efektivitas terapi dan faktorfaktor dominan yang mempengaruhi efektivitas terapi.Metode : Penelitian ini dilakukan dengan rancangan studi observasional/dekriptif analitik dan dianalisis menggunakan uji Regresi Logistik. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif pada populasi terbatas pasien rawat inap di Pusat Rehabilitasi NARKOBA RSJ Prop. Nusa Tenggara Barat periode Januari 2007 – Desember 2009.Hasil dan Pembahasan : Selama penelitian ditemukan 62 pasien terdiagnosis ketergantungan NAPZA, 55 pasien masuk kriteria inklusi, 39 pasien (70,9%) dinyatakan sembuh dan 16 pasien (29,1%) dinyatakan tidak sembuh. Pola penggunaan obat dinyatakan rasional. Faktor yang memberikan pengaruh bermakna adalah: kepatuhan, motivasi untuk sembuh, dukungan orang tua dan banyaknya jenis NAPZA yang digunakan. Faktor yang memberikan pengaruh tidak bermakna adalah:motivasi untuk mencari bantuan, dukungan pasangan dan teman serta lamanya pemakaian NAPZA. Seluruh variabel yang dinilai memberikan pengaruh sebesar 50,1% berdasarkan skala Cox & Snell dan 71,5% berdasarkan skala Nagelkerke Kesimpulan : Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan obat pada penanganan pasien ketergantungan NAPZA di Pusat Rehabilitasi NARKOBA RSJ Prop. NTB sudah rasional dan metode non subtitusi yang diterapkan masih memberikan hasil terapi yang diharapkan. Faktor yang dapat mempengaruhi efektivitas terapinya diantaranya : kepatuhan, motivasi diri, dukungan orang lain,banyaknya jenis dan lamanya penggunaan NAPZA
Back Ground : NAPZA (drugs) dependency is a complex disease, causing behavior change and raising various medical complications. This kind of disease needs multidiscipline, multicultural, continual and consistency treatment including pharmacy responsibility. The therapy affectivity of drugs dependency is influenced by some factors among them are : the compliance and motivation of patient, the amount and kind of substance used, the period of consumption, and the pattern of medication applied.Purpose : The purpose of this research is to make description on the pattern of drug consumption in NAPZA dependency patient therapy, the level of therapy affectivity and dominant factors influencing therapy.Method: This research was conducted with observational/descriptive analytic design, based on the comparative causal study design and analyzed with Logistic Regression test. Data is collected by retrospective method on the limited population of inpatients in Pusat Rehabilitasi NARKOBA RSJ Propinsi Nusa Tenggara Barat, January 2007-December 2009 period.Results and Discussion: Sixty–two patients were diagnosed as having drugs dependency, 55 ware included in inclusion criteria, 39 ware reported as having recovered, and 16 patients (29,1 %) ware reported as being not recovered. The pattern of drug consumption was reported as being rational. Factors assigning significant influences were : compliance and motivation of patient, support from parents and ,the amount and kind of substance. Factor assigning non-significant influences were:motivation for seeking aids, the support of spouse and partners, the period of NAPZA consumption. All variables assessed gave influence at the rate of 50,1 % based on Cox & Snell scales and 71,5% based on Nagelkerke scales.Conclusion: It was concluded that drugs consumption in the treatment of drugs dependency patients was rational and non-substitution methods applied was still effective. Factors being able to affect the affectivity of it’s therapy ware : compliance,self-motivation, the supports from others, the amount of kind and the period of consumption.
Kata Kunci : NAPZA,RSJ Prop NTB,Rehabilitasi narkoba,Terapi non substitusi