Laporkan Masalah

Perlindungan konsumen dalam jual beli perumahan melalui iklan penjualan dalam bentuk brosur di Daerah Istimewa Yogyakarta

ANGGRAINI, Oktaviana Kusuma, R.A. Antari Innaka T., S.H., M.H

2010 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Penelitian tentang Perlindungan Konsumen dalam jual beli perumahan melalui iklan dalam bentuk brosur di Daerah Istimewa Yogyakarta adalah merupakan penelitian yuridis empiris. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh manakah efektifitas pelaksanaan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen sebagai peraturan yang memberikan perlindungan hukum kepada konsumen dalam melakukan transaksi jual beli perumaha n sehubungan dengan adanya iklan dalam bentuk brosur yang ditawarkan. Penelitian di Daerah Istimewa Yogyakarta mengambil contoh 40 orang responden yang mewakili konsumen perumahan. Data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan didukung oleh data primer dari lapangan selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berlakunya Undang-Undang Perlindungan Konsumen dalam penjualan perumahan belum secara optimal dilaksanakan karena masih kurangnya sosialisasi sehingga menjadikan minimnya pengetahuan konsumen perumahan akan hak-hak yang seharusnya dimiliki, disamping kurangnya kesadaran para pelaku usaha di bidang melaksanakan ketentuan yang terdapat dalam pasal-pasal Undang-Undang Perlindungan kosumen. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keberadaan brosur dalam penjualan perumahan merupakan perbuatan hukum dan berlaku mengikat secara hukum. Perjanjian jual beli perumahan tidak harus dibuat secara baku, tetapi konsumen mempunyai hak untuk menentukan isi dari perjanjiannya dengan memasukkan janji-janji yang tertuang dalam brosur penjualan perumahan, sehingga akan lebih memberikan perlindungan terhadap hak-hak konsumen.

The research about consumer protection in housing purchasing through sales advertising in the form brochure at Special Region of Yogyakarta is an empirical legal research. The objectives of this research is to determine to which extent the effective implementation of Act No. 8 1999 on Consumer Protection as regulations that give legal protection to consumers in conducting purchasing transactions of housing in relation with the advertisement existence in the form of brochures offered. The research is conducted in Special Region of Yogyakarta by taking a sample of 40 respondents representing housing consumers. Secondary data obtained through library research is supported by primary data from the field, were then analyzed qualitatively. The results showed that the enactment of Consumer Protection Act in housing purchasing has not been optimally implemented because of the lack of socialization which makes the lack of housing consumers’ knowledge of rights should be in their possession, besides the lack of awareness among the business actors in the field to implement the provisions contained in articles of Consumer Protection Act. Thus we can conclude that the presence of a brochure in housing purchasing is a legal action and legally binding. Housing purchasing agreement does not have to be made by default, but consumers have the right to determine the contents of the agreement by introducing the promises set forth in housing purchasing brochure, so that will give more protection on consumer rights.

Kata Kunci : Kekuatan mengikat brosur,Jual beli perumahan,Perlindungan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.