Laporkan Masalah

Sanksi terhadap notaris terkait dengan pelanggaran kode etik di wilayah Kota Bengkulu

SARI, Amelia Merdeka, Sigid Riyanto, S.H., M.Si

2010 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk pelanggaran apa saja yang dilakukan oleh notaris terkait dengan Kode Etik Notaris dan untuk mengetahui sanksi apa sajakah yang dijatuhkan kepada notaris terkait dengan pelanggaran Kode Etik Notaris di Wilayah Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris. Pengumpulan data dan informasi diperoleh dari penelitian kepustakaan dan penelitian dilapangan, untuk menganalisis data hasil penelitian dilakuakan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk pelanggaran yang dilakukan tersebut antara lain merangkap jabatan disebuah rumah sakit swasta di Jakarta yang diatur dalam Pasal 17 huruf f Undang-Undang Jabatan Notaris Nomor 30 Tahun 2004 dan menetapkan honorarium dalam hal pembuatan surat kuasa yang yaitu Rp.150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah) dari yang seharusnya yang telah ditetapkan oleh perkumpulan yaitu Rp.350.000,-(tiga ratus lima puluh ribu rupiah) yang diatur dalam Pasal 4 angka 10 Kode Etik Notaris, sedangkan untuk penerapan sanksi sudah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Jabatan Notaris dan Kode Etik Notaris yaitu dengan teguran secara lisan terlebih dahulu setelah itu jika notaris yang melanggar tidak mengindahkan maka dapat diteruskan dengan teguran secara tertulis, tapi sampai pada saat penelitian ini dilakukan pelanggaran mengenai rangkap jabatan hanya sebatas teguran secara tertulis, sedangkan untuk pelanggaran mengenai penetapan honorarium anggota yang melanggar tersebut telah ditegur secara lisan dan hal tersebut mendapat tanggapan positif dari beliau.

This research aim to know forms of infraction any kind of done by notary concerned to Code of ethics is Notary and know sanction is just dropped to notary related to collision of Code of ethics is Notary in Bengkulu City Region. This research use approach method of empiric juridical. Aggregation data and information obtained from literature research obtained from bibliography research and research is field, analysis data to result of research of done qualitative descriptively. Result of research indicate that forms of infraction which done mentioned inter alia doubling position in a private hospital in Jakarta that adjustable in 17 section, f word position of notary law number 30, 2004 and specifies honorarium in the case making of Letter of attorney which Rp.150.000 (one hundred fifty rupiah) compared to normal which has been specified by bevy that is Rp.350.000, (three hundred and fifty thousand rupiahs) what arranged in Section 4 numeral 10 Code of ethics is Notary, while for applying of sanction have been pursuant to inventors Notary position and Code of ethics is Notary that is with exhortation verbally beforehand then if notary who is impinging headless of hence can be continued with exhortation in writing, but until at when this research done collision about double of [position/occupation] only limited to exhortation verbally, while for collision about stipulating of member honorarium impinging the has been admonished verbally and the thing to get positive comments from him.

Kata Kunci : Sanksi,Pelanggaran,Kode Etik


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.