Laporkan Masalah

Pelaksanaan perlindungan hak atas pekerjaan yang layak bagi warga binaan pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarkatan Kelas II B Sleman

SAFITRI, Wine, Prof. Dr. Nurhasan Ismail, S.H., M.Si

2010 | Tesis | S2 Magister Hukum

Bagi masyarakat, Lembaga Pemasyarakatan bukan sekedar tempat pembinaan,tetapi wujud dari kekejaman manusia. Masyarakat tetap beranggapan bahwa di dalam Lembaga Pemasyarakatan pun narapidana tidak dapat disadarkan, mengingat berkumpulnya penjahat pemula maupun yang berpengalaman dari berbagai latar belakang. Tesis ini mengambil judul Pelaksanaan Perlindungan Hak Atas Pekerjaan yang Layak bagi Masyarakat Warga Binaan Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sleman. Dari latar belakang di atas, rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah apakah bentuk perlindungan pada pelaksanaan hak atas pekerjaan yang layak bagi warga binaan pemasyarakatan dan bagaimana pelaksanaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dan cara perlindungan atas hak atas pekerjaan yang layak bagi warga binaan pemasyarakatan.Jenis penelitian ini dari segi tujuan penelitian hukum adalah penelitian hukum empiris, sedangkan dari sifat laporannya adalah deskriptif analisis. Penelitian ini dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sleman. Subyek dalam penelitian ini terdiri dari responden yaitu narapidana yang mengikuti bimbingan kegiatan kerja di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sleman; dan narasumber yaitu Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sleman. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data yang diperoleh dari pihak-pihak yang bersangkutan dan data yang diperoleh langsung dari lapangan yang berkaitan dengan permasalahan pandangan narapidana terhadap proses dan manfaat yang diperoleh dari kegiatan kerja yang diikuti. Data sekunder yaitu data yang diperoleh dari bahan-bahan pustaka, yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder,dan bahan hukum tersiar. Metode pengumpulan data primer adalah kuesioner dan wawancara dengan menggunakan pedoman wawancara. Metode pengumpulan data dalam penelitian data dilakukan melalui studi dokumen. Setelah data terkumpul, data primer maupun data sekunder yang diperoleh diseleksi yang relevan dengan penelitian,kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Sementara untuk data primer yang diperoleh di lapangan digunakan analisis data kuantitatif.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Pemerintah dalam hal ini Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia telah menyediakan aturan-aturan guna memberikan perlindungan hak atas pekerjaan yang layak khususnya bagi warga binaan pemasyarakatan, dan 2) Pelaksanaan perlindungan hak atas pekerjaan yang layak bagi warga binaan pemasyarakatan belum terlaksana dengan baik, sedangkan untuk ketentuan-ketentuan lain telah dilaksanakan sesuai dengan aturan dan pedoman yang berlaku.

To the society, Lembaga Pemasyarakatan is not merely a construction site however it is a manifestation of human cruelty. Society keep on consider that although inside the Lembaga Pemasyarakatan, the prisoner can not be resuscitated, considering the gathering of beginner felon or even the well-grounded one from various background. The thesis took the title The Implementation of Protection to the Rights of Appropriate Occupation to Warga Binaan Pemasyarakatan in Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sleman. From the aforementioned above background, the problem formulation appointed in this research was what the appropriate shape of protection in the implementation of the protection on the appropriate occupation to the socialization constructed society and how is the implementation. The purpose of the research was to comprehend the shape and way of protection to the rights of appropriate occupation to Warga Binaan Pemasyarakatan.The type of the research observed from the purpose of legal research was empirical legal research, whereas from the characteristic of report was descriptive analysis. The research was conducted in Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sleman.The subject in the research comprises of respondents, i.e. the prisoners who participated in the construction of working activities in Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sleman;and the source person was Head of Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sleman. The data used in the research were primary and secondary data. Primary data was data gained from the concerning parties and data directly gained from the field relating to the problem on the prisoners’ perspective towards the process and advantages gained from the working activities they follow. Secondary data was data gained from the literature sources, of which comprises of primary, secondary, and tertiary legal source. Method of primary data collection was questioner and interview by using interview manuals. The method of data collection in data research was conducted through document study.After the data was collected, both primary data and secondary data gained were selected those which were relevant to the research, and then analyzed descriptive qualitatively.Meanwhile for the primary data gained from the field it used quantitative data analysis.From the result of the research it can be concluded that: 1) The government in this matter Department of Law and Human Rights has established any regulations in order to give protection to the rights on appropriate occupation in particularly to the socialization constructed society, and 2) The implementation of protection to the rights on appropriate occupation to the socialization constructed society has not been conducted appropriately, whereas the implementation of the protection to the other regulation has been conducted appropriate to the existing regulations.

Kata Kunci : Warga binaan pemasyarakatan,Perlindungan,Pekerjaan yang layak, warga binaan pemasyarakatan, protection, appropriate occupation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.