Laporkan Masalah

Efektifitas pengelolaan Taman Nasional Gunung Merapi sebagai upaya konservasi sumber daya alam

RAHMAWATI, Ratna Dewi, Prof. Dr. Sudjito, S.H., M.Si

2010 | Tesis | S2 Magister Ilmu Hukum

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui upaya Taman Nasional Gunung Merapi oleh Balai Taman Nasional Gunung Merapi dalam mengefektifkan strategi pengelolaan TNGM sebagai upaya Konservasi Sumber Daya Alam, mengetahui pengaruhnya terhadap masyarakat sekitar Taman Nasional Gunung Merapi dengan segala permasalahan dan upaya penyelesaiannya. Bermula dengan ditetapkan Gunung Merapi menjadi TNGM yang menimbulkan protes atas keluarnya SK Menteri Kehutanan Nomor 134/Menhut-II/ 2004. Setelah SK tersebut berlaku terjadi beberapa permasalahan yang membuat kerusakan di kawasan TNGM. Penelitian ini merupakan penelitian normatif empiris dengan menggunakan data primer dan sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan dengan cara observasi dan wawancara langsung dengan pihak-pihak terkait dengan sampel yang ditetapkan secara Purposive sampling, data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan dan analisis data dilakukan secara metode kualitatif. Setelah semua data terkumpul baik primer ataupun sekunder adalah memilih dan mensistemisasi secara logis sistematis dan yuridis Metode yang digunakan untuk memecahkan masalah dan mengambil kesimpulan yaitu metode induktif. Metode induktif menjelaskan dari fakta-fakta yang khusus kemudian disimpulkan mendasar pada teori yang umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa masalah yang ada di Taman Nasional Gunung Merapi tersebut. Strategi BTNGM untuk mengefektifkan pengelolaan sumber daya alam dilakukan dengan beberapa program, yaitu Program Perlindungan dan konservasi Sumber Daya Alam, Program Perlindungan dan Pengamanan Hutan, dan Program Pengembangan kapasitas Pengelolaan Sumber Daya Alam dan lingkungan Hidup yang diwujudkan dalam strategi dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2009 dan terus dilakukan supaya pengelolaan TNGM sebagai upaya konservasi sumber daya alam menjadi efektif. Strategi yang telah dilakukan oleh Balai Taman Nasional Gunung Merapi sebagai lembaga yang mengelolaan TNGM sejauh ini masih belum berpengaruh bagi kehidupan masyarakat

This research aims to know the strategy for managing Merapi National Park by BTNGM (Balai Taman Nasional Gunung Merapi- The Department which manages Merapi National Park), and also the effect for the people who live around the mountain with their problems and problem solving. Start from Merapi Mountain was chaged into Merapi National Park Mountain cause protests that SK Menteri Kehutanan Nomor 134/Menhut-II/ 2004 was entered. After SK Menteri Kehutanan Nomor 134/Menhut-II/ 2004 has done there were several problems which destroy the Merapi National Park Mountain area. This research is normative-empiric’s research which uses primary and secondary data. The collection for primary data has been done by observation and direct interview to relevant persons who determinate with purposive sampling. Secondary data has been obtained by library research and the analysis has been done by qualitative.method. After all datum have been collected (primary and secondary, the writer choose and arrange the datum logically into systematic and yuridis. The method used to solve the problems and make decision is induktive method. The induktive method explains special facts and concluded based on common theory. The result of research tells that are several problems in Merapi National Park Mountain. The strategy of BTNGM is manage natural resources effectively which has been done by several programs : the program of protection and forest Security, the program of Management Capacities development natural resources conservation and environment which is realized in 2007, 2008, and 2009 strategy and it continuously has done to make more effective. The strategy which has been done by BTNGM as The Department which management Merapi National Park Mountain has not given effect for social live bacause people still can enter into Merapi National Park.

Kata Kunci : Konservasi,Pengelolaan,Taman Nasional Gunung Merapi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.