Pengaruh dosis dan waktu pemberian bekatul terhadap pertumbuhan gulma dan hasil padi (Oryza sativa L.)
LATUAMURY, Nursawia, Prof. Dr. Ir. Tohari, M.Sc
2010 | Tesis | S2 AgronomiPenelitian ini bertujuan menguji potensi bekatul untuk herbisida nabati di pertanaman padi sawah, dengan mengetahui apakah terjadi interaksi antara dosis dan waktu pemberian bekatul dan menentukan kombinasi dosis dan waktu pemberian bekatul yang tepat untuk memberikan hasil gabah tertinggi, menekan gulma. Percobaan dilaksanakan di lahan milik petani di Dukuh Pranti Desa Srihardono Kecamatan Pundong Kabupaten Bantul Yogyakarta, mulai bulan Mei sampai September 09.Percobaan faktorial 3 x 3 disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan 3 blok sebagai ulangan. Faktor pertama waktu pemberian bekatul yang terdiri atas tiga (3) aras yaitu seminggu sebelum tanam, saat tanam,seminggu setelah tanam, faktor kedua adalah dosis bekatul yang terdiri atas tiga (3) aras yaitu 300 kg.ha-1, 600 kg.ha-1, 900 kg.ha-1, kontrol terdiri atas dua (2) yaitu kontrol manual dan kontrol tanpa pengendalian gulma sebagai pembanding.Parameter yang diamati adalah berat kering gulma dan gulma sasaran dominan;komponen pertumbuhan tanaman padi yang terdiri atas tinggi tanaman, jumlah anakan total, jumlah anakan produktif, kehijauan daun, umur berbunga, indeks luas daun, sekapan cahaya; komponen dan hasil padi yang terdiri atas jumlah malai per rumpun, jumlah gabah per malai, bobot gabah per rumpun, persentase gabah hampa, bobot 1000 butir, panjang malai, produksi gabah kering giling,indeks panen; kandungan protein dan amilosa, persentase rendeman dan beras kepala.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bekatul berpotensi sebagai bahan herbisida nabati pada pertanaman padi sawah dan menekan pertumbuhan gulma tidak beda nyata dengan perlakuan penyiangan, tidak ada interaksi nyata antara dosis dan waktu pemberian bekatul terhadap pertumbuhan tanaman tetapi terhadap komponen hasil meliputi bobot 1000 butir, indeks panen, hasil gabah kering giling, persentase rendeman, persentase beras kepala memberikan pengaruh yang nyata dan terjadi interaksi. Semua dosis dan waktu pemberian bekatul diuji mampu mengendalikan gulma dan memberikan hasil gabah lebih tinggi atau tidak berbeda nyata dengan perlakuan penyiangan, dimana penyiangan manual jauh lebih baik untuk semua parameter dibanding tanpa penyiangan
The objective of this research is to examine ricericebran’s potential for natural herbicide in lowland by determining whether there is interaction between the dosage and application time and determining appropriate dosage combination and application time of ricebran to give the highest yield, supporess weeds. This experiment was conducted at farmers’ land in Pranti, Srihardono village, Pundong subdistrict, Bantul district, Yogyakarta, from May until September 2009. The experiment 3 x 3 factorial arranged in by a Randomized Complete Block Design with 3 blocks as replications. The first factor was application time of ricebran which consisted of 3 treatment times, there were 1 wk before planting,planting, and 1 wk after planting. The second factor was ricebran dosage with 3 treatment namely 300 kg ha-1, 600 kg ha-1, 900 kg ha-1, manual weeding and weeding check. The observed parameters are grasses dry weight, sedges., broadleaf width, total weed dry weight, and dominant target weed; rice growth components includes plant height, total numbers of tillers, number of productive tillers, leaf greenness, flowering age, leaf area index, light absorbance; rice components and yield includes panicles per culm, grains per panicle, grain weight per culm, percentage of empty grain, 1000 grain weight, panicle length, dry milled grain production, harvest index; quality testing of rice includes protein and amylase content, rendemen and super rice percentage.The results showed that ricebran has potential to be for natural herbicide at lowland and its was able to suppress weeds growth and was significant different with manual weeding. There was no interaction between ricebran dosage and its application time at plant growth, but there was significant effect and interaction in yield components. All examined dosage and application time capable to control the weeds and provides a higher yield or not significantly differenced from manual weeding, which much better for all parameters compared to weeding check.
Kata Kunci : Bekatul,Herbisida nabati,Gulma,Padi, ricebran, natural herbicide, weed, rice