Access to educationfor homeless students in the United States of America after the implementationof No Child Left Behind Act of 2001
HARENDIKA, Melania Shinta, Prof. Sjafri Sairin, M.A., Ph. D
2010 | Tesis | S2 Pengkajian AmerikaKaum tunawisma adalah komunitas yang mempunyai banyak kesulitan dalam hidup, karena mereka hidup di bawah garis kemiskinan, tidak mempunyai rumah, dan tidak memiliki fasilitas seperti makanan, pakaian, pendidikan yang layak, serta asuransi kesehatan. Memandang bahwa pendidikan adalah salah satu cara untuk melepaskan kaum tunawisma dari perangkap kemiskinan, pemerintah Amerika Serikat (A.S.) sangat memperhatikan perkembangan pendidikan di negaranya. Hal ini terlihat dari kebijakan-kebijakan di bidang pendidikan dan kurikulum yang selalu mengalami perbaikan dan pengembangan dari tahun ke tahun. Kebijakan yang terakhir adalah “No Child Left Behind Act of 2001†(NCLB). Dalam undang-undang ini, diatur bahwa semua anak di A.S., tanpa kecuali, berhak mendapatkan pendidikan dan sukses dalam belajar. Setelah undang-undang ini diresmikan, idealnya, semua anak, tanpa terkecuali, dapat menikmati pendidikan. Akan tetapi, fakta menunjukkan bahwa masih banyak anak, khususnya anak tunawisma yang tidak bisa menikmati pendidikan. Tesis ini menganalisa hal-hal yang menyebabkan anak tunawisma tersebut tidak bisa mengakses pendidikan, dan strategi apa yang dimiliki oleh NCLB untuk melayanai anak tunawisma tersebut. Lingkup waktu studi ini adalah tahun 8 Januari 2002 samapi dengan 20 Januari 2009, dan lingkup ruangnya adalah seluruh negara bagian di A.S. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan interdisiplinari yang menggabungkan antara pendekatan politis dan sosiologis. Studi ini adalah studi kualitatif yang mengangkat kasus-kasus untuk dianalisa. Sumber data menggunakan data literasi seperti buku, jurnal, undang-undang, dan laporan pemerintahan. Hasil dari studi ini mengatakan bahwa kontribusi terbesar dari NCLB adalah sistem pendataan mengenai pendidikan, khususnya pendidikan bagi anak tunawisma lebih akurat, sehingga pemerintah dan anak tunawisma lebih terbantu. Pendataan ini penting bagi pemerintah, karena pemerintah dapat membantu dengan lebih detail berdasarkan data yang ada. Pendataan ini juga penting bagi anak tunawisma karena dengan pendataan yang lebih akurat, semakin banyak dari mereka yang dapat terbantu dengan kualitas bantuan yang lebih baik
Homeless people have many difficulties in facing this life for they live below the poverty line; they do not have any houses, and do not have such facilities as appropriate food, clothes, education, and health insurance. Seeing that education is one of the ways to let those homeless people get out of the poverty trap, the U.S. government improves the Acts and policies about the education, and develops the curricula year by year. The last Act made by the government is “No Child Left Behind Act of 2001†(NCLB). In this Act, all children without any exceptions have the rights to access the education and succeed at schools. After the enactment of this Act, ideally, all students are able to attain the access to education. The facts, however, show that there are many students, especially homeless students, who are not able to attain the access to education. This thesis analyzes the causing factors of homeless students are not able to attain the access to education, and what strategies done by NCLB to serve those homeless students. The time scope of this study is January 8, 2002 to January 20, 2009, while the space scope of this study is all the states in the U.S. This study applies interdisciplinary approach in which political and sociological approaches are combined. This study is qualitative study in which some cases are being analyzed. This study uses literary data such as books, journals, Acts, and governmental reports. The results of this study shows that the biggest contribution of NCLB in expanding the access to education for homeless students is the data gathering on the education, especially which is related to homeless students. Both the government and homeless students, therefore, are assisted. The data is important for the government because by using the data, the government is able to serve homeless children better. The data is also important for homeless students for the more accurate data makes more homeless students being served in better quality of services.
Kata Kunci : Homeless,Student,Acts