Pengaruh konsultasi gizi dan olah raga terhadap perubahan tekanan darah dan status gizi berdasarkan lingkar pinggang pada pasien hipertensi di Kota Bengkulu tahun 2009
YULIANTINI, Emy, Dr. rer. Nat. dr. BJ. Istiti Kandarina
2010 | Tesis | S2 IKM-Gizi dan KesehatanLatar belakang. Hipertensi adalah bila tekanan darah istirahat menetap > 140/90 mmHg. Di Indonesia Berdasar Survei Kesehatan Nasional (Surkesnas) 2001 menunjukkan proporsi hipertensi pada pria 27% dan wanita 29%. Prevalensi penyakit hipertensi di kota Bengkulu tahun 2005 prevalensi 1,7 (6.098) meningkat menjadi 2,6% (7.244) tahun 2006, tahun 2007 sebanyak 2,6 % (7.514). dan tahun 2008 sebanyak 7175. Pengelolaan terapi hipertensi dan modifikasi life style menjadi alternatif yang sangat penting dalam penatalaksanaan penderita hipertensi. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh olahraga dan konsultasi gizi terhadap perubahan tekanan darah dan status gizi berdasarkan lingkar pinggang pada pasien hipertensi di Kota Bengkulu. Metode. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Subyek penelitian adalah penderita hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi (penderita hipertensi baru, usia 20-50 tahun, berdomisili di Bengkulu dan bersedia menjadi responden). Sampel penelitian sebanyak 120 orang, dibagi dalam 3 kelompok intervensi yaitu konsultasi gizi dengan buku saku, olahraga (aerobik), konsultasi gizi dengan buku saku dan olahraga (aerobik). Masing-masing 40 orang pada setiap kelompok. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji chi square, t- test, Anova dan regresi linier ganda. Hasil : Uji statistik t-test menunjukkan ada perbedaan (p=0,000) penurunan lingkar pinggang pada subjek penelitian (perempuan) sedangkan untuk subjek penelitian (laki-laki) tidak ada perbedaan penurunan lingkar pinggang, hasil uji multivariat menunjukkan bahwa olahraga aerobik selama 60 menit 3 kali/minggu sangat mempengaruhi perubahan lingkar pinggang . Uji statistik t-test menunjukkan ada perbedaan (p=0,000) konsultasi gizi dan olahraga terhadap perubahan tekanan darah. Kesimpulan : ada pengaruh (p=0,000) olahraga dan konsultasi gizi terhadap perubahan tekanan darah dan status gizi berdasarkan lingkar pinggang pada pasien hipertensi
Background: Hypertension is a condition when blood pressure at constant state is over 140/90 mmHg. According to National Health Survey in 2001 the proportion of hypertension in Indonesia was 27% in male and 29% in female. The prevalence of hypertension at Bengkulu Municipality in 2005 was 1.7% (6.098), increased to 2.6%(7,244) in 2006, 2.6% (7,514) in 2007 and 7,175 in 2008. Respectively, the management of hypertension therapy and lifestyle modification become important in the management of hypertensive patients. Objective: The study aimed to identify the impact of sports and nutrition counseling to blood pressure and nutrition status based on waist circumference in hypertensive patients at Bengkulu Municipality. Method: The study was a quasi experiment. Subject were hypertensive patients that fulfilled inclusion criteria (newly-diagnosed hypertension, age of 20 – 50 years, living in Bengkulu and willing to become respondents). Samples consisted of 120 people divided into 3 groups with intervention; i.e. nutrition counseling with pocket book, sports (aerobic), nutrition counseling with pocket book and sports (aerobic). Each group consisted of 40 people. Analysis used chi square, t-test, Anova and double linear regression. Result: The result of t-test showed there was difference (p=0.000) in waist circumference in female subject but not in male subject. The result of mutivariate test showed that aerobic sports within 60 minutes 3 times/week largely tically insignificant. The result of t-test showed there was impact (p=0.000) of nutrition counseling and sports to blood pressure status. The result of multivariate test showed that aerobic sports within 60 minutes 3 times/week largely affected systolic and diastolic blood pressure by controlling nutrition counseling and frequency of antihypertensive drug taking. Conclusion: There was impact (p=0.000) of nutrition counseling and sports to blood pressure and nutrition status based on waist circumference in hypertensive patients.
Kata Kunci : Olah raga,Konsultasi gizi,Status gizi,Lingkar pinggang,Tekanan darah,Sistolik,diastolik, sports, nutrition counseling, nutrition status, waist circumference, blood pressure