Pengaruh suhu dan lama pemanasan awal terhadap rendemen minyak laka dari kulit mete (cashew nut shell liquit) menggunakan pengempaan hidrolik
SABIH, Uliddin, Ir. Samsul Kamal, M.Sc., Ph.D
2010 | Tesis | S2 Magister Sistem TeknikKulit mete merupakan salah satu hasil samping produksi mete yang belum termanfaatkan secara optimal, padahal kulit mete mengandung CNSL yang merupakan bahan baku beberapa industri kimia. Oleh karena itu, diperlukan cara dan pemanfaatanpengolahan kulit mete yang sederhana dan mudah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari kombinasi antara suhu dan lama waktu pemanasan awal terbaik yang menghasilkan rendemen CNSL yang optimal dengan menggunakan pengempaan hidrolik sederhana. Di samping itu, analisis ekonomi dan sosial terhadap metode yang digunakan juga dilakukan untuk mengetahui tingkat kelayakan metode yang digunakan. Variasi suhu pemanasan awal yang digunakan dalam penelitian ini adalah 75oC, 90oC dan 105oC. Sedangkan variasi waktu pemanasan yang digunakan adalah 30 menit, 45 menit dan 60 menit. Kulit mete yang digunakan adalah kulit mete yang bentuk fisiknya bagus dan dikeringkan terlebih dahulu di bawah sinar matahari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen tertinggi yang dihasilkan adalah sebesar 19,19%, yang diperoleh dari pemanasan awal 90oC selama 60 menit. Peningkatan rendemen dengan pemanasan awal jika dibandingkan dengan rendemen tanpa melalui pemanasan awal tidaklah signifikan. Berdasarkan analisis ekonomi dan sosial yang dilakukan, penambahan proses pemanasan awal pada pengempaan hidrolik belum memberikan tambahan keuntungan yang signifikan pada kapasistas yang ditinjau.
Cashew nut shell is one of by product materials from cashew nut industry, that is not optimally utilized yet, whereas cashew nut shell contain CNSL which is used as a raw material in some chemical industry. So, it is needed to find a simple method to process cashew nut shell and easy to do. The objective of this research is to find optimum combination of temperature and time of initial heating to obtain highest yield of CNSL using a hydraulic press. Besides that, an economic and social analysis is done to find out the visibility of the method that is used. Temperature variation of initial heating that is used in this research is 75oC, 90oC, and 105oC. The time of initial heating is varied: 30 minutes, 45 minutes, and 60 minutes. Cashew nut shell which was used is cashew nut shell that physically good and dried under sun rise before processed. The research result show that the highest yield was 19,19%, obtained from the initial heating at 90oC for 60 minutes. Compare to the yield without initial heating, this yield was increased but not significant. Based on economic and social analysis, additional process with initial heating didn’t give more significant profit yet on the considered capacity.
Kata Kunci : Rendemen,Kulit mete,CNSL,yield,cashew nut shell,CNSL