Studi evaluasi program penghapusan bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak dalam mendukung program keluarga harapan di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur
DOSOM, Remigius S, Dra. Ratnawati, SU
2010 | Tesis | S2 Ilmu PolitikSala satu program pemerintah untuk mengatasi masalah maraknya pekerja anak di wilayah Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, maka sala satu upaya yang dilakukan adalah merealisasikan program pengurangan/penghapusan pentukbentuk pekerjaan terburuk untuk anak yang tujuannya adalah untuk mengurangi jumlah pekerja anak yang putus sekolah dari keluarga rumah tangga sangat miskin, untuk ditarik dari tempat kerja dan dikembalikan ke dunia pendidikan melalui pendampingan di shelter. Studi ini di lakukan di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah deskriptif-kualitatif.Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan teknik kualitatif dan induktif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada taraf pelaksanaannya kurang efektif dan tidak optimal, hal ini disebabkan oleh beberapa hal antara lain , seberapa besar kekuasaan (kewenangan), kepentingan, dan strategi yang dimiliki oleh para Aktor/Lembaga pelaksana dalam rangka efektivitas implementasi program sesuai dengan Juklak dan Juknis yang telah ditentukan, Kepentingan yang dipengaruhi, lahirnya program PPBPTA dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya jumlah pekerja anak yang putus sekolah dari keluarga rumah tangga sangat miskin, Strategi lembaga/aktor dalam proses implementasi harus mampu melihat bagaimana prosedur dan kriteria yang tercantum dalam pedoman dapat dijabarkan dalam tahap-tahap operasional termasuk bagaimana melakukan penyesuain dan modifikasi teknis apabila terjadi permasalahan dalam penerapan kriteria dan prosedur yang telah ditetapkan agar lebih peka terhadap situasi riil di lapangan, Hal yang penting dilakukan dalam melihat kepatuhan dan daya dukung semua elemen yang terkait dengan mencermati kemajuan pelaksanaan program ini yaitu mengidentifikasi berbagai kendala dan tantangan yang mempengaruhi terhadap pelaksanaan program, faktor pelaksana program dan sumberdaya yang dilibatkan, pada dasarnya berkenaan:kurangnya sosialisasi tentang program PPBPTA-PKH, serta belum tersedianya data serta informasi yang akurat tentang pekerja anak di Dinas Nakertrans kota kupang,lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan, rendahnya pengetahuan, kesadaran dan kepedulian masyarakat, dan berbagai pihak lainnya dalam upaya pengurangan/penghapusan bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak dan belum memadainya perangkat hukum dan penegakannya yang diperlukan. Untuk itu, penelitian ini merekomendasikan hal-hal sebagai berikut yakni pemerintah dalam mensosialisasikan suatu program hendaknya benar-benar transpran kepada publik, sehingga publik dapat menangkap arti daripada sosialisasi tersebut, pihak Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI perlu memberikan sanksi yang tegas terhadap pihak Dinas Nakertrans Kota Kupang dengan tidak melanjutkan lagi program dimaksud pada tahun berikutnya dan memberikan sanksi hukum yang tegas kepada yang mempekerjakan pekerja anak.
Sala a government program to address rampant child labor problems in Kupang city Nusa Tenggara Timur Province, the sala of the efforts is a program to realize a reduction / elimination of the worst jobs for children shaped whose goal is to reduce the number of workers who drop out of school children from the family home stairs are very poor, to be withdrawn from the workplace and returned to the world of education through assistance in the shelter. This study was conducted in Kupang Nusa Tenggara Timur Province. The research method used in this study is descriptive-kualitatif. Data collected was done using interviews, observation and documentation study. While the analysis of data using qualitative and inductive techniques. The results of this study show that the level of implementation is less effective and is not optimal, it is caused by several things, among others, how much power (authority), interests, and strategies that are owned by the actor / Institution implementers in order to effectiveness of program implementation in accordance with program guidelines and technical guidelines that have been determined, the affected interests, the birth PPBPTA program was motivated by the increasing number of workers who drop out of school children from very poor family households, Strategies institutions / actors in the process of implementation must be able to see how the procedures and criteria contained in the guidelines can be translated in the operational stages, including how to make adjustment and modification in case of technical problems in applying the criteria and procedures that have been determined to be more sensitive to the real situation on the ground, it is even more imperative in view of compliance and supporting all elements relating to observe the progress of implementation this program is to identify the various obstacles and challenges that affect the implementation of the program, program managers and resource factors are involved, basically related to: lack of socialization of the program PPBPTA-PKH, and the unavailability of data and accurate information about child labor in the city Nakertrans Office kupang , weak coordination among stakeholders, lack of knowledge, awareness and community care, and various other parties in the reduction / elimination of worst forms of child employment and inadequate laws and enforcement tools are needed. Therefore, this study recommends the following matters namely the government in disseminating a program should be completely transparent to the public, so the public can grasp the meaning rather than socialization, the Ministry of Manpower and Transmigration needs to provide strong sanctions against the Department Nakertrans Kupang City did not continue with the program referred to in the next year and give legal sanction to the firm that employs child labor.
Kata Kunci : Implementasi,PPBPTA,PKH,Isi (content),Lingkungan (Context)