Laporkan Masalah

Analisis spasio-temporal untuk penentuan degradasi dan deforestasi hutan sub DAS Bolangitang DAS Sangkup Pangi

NUBATONIS, Semuel Melianus, Dr. Senawi, MP

2010 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Meningkatnya kebutuhan lahan dan laju konversi penggunaan lahan untuk tujuan pembangunan ekonomi dan sosial berdampak pada tumpang tindih pemanfaatan lahan dan penurunan serta perubahan kualitas struktur dan komposisi vegetasi hutan. Tujuan penelitian ini adalah 1). Mengetahui kondisi perubahan penutupan/penggunaan lahan Sub DAS Bolangitang DAS Sangkup Pangi tahun 1999 sampai tahun 2009; 2). Menganalisis laju deforestasi dan baseline degradasi hutan sub DAS Bolangitang DAS Sangkup Pangi tahun 1999 sampai tahun 2009; 3). Mengetahui tingkat tekanan penduduk terhadap laju deforestasi dan baseline degradasi hutan sub DAS Bolangitang. Metode yang digunakan adalah penelitian eksploratif dengan pemanfaatan teknologi PJ dan SIG serta survey lapangan. Alat dan bahan yang digunakan adalah data primer yaitu citra Alos AVNIR2 liputan tahun 2008 dan citra Landsat ETM7+ liputan tahun 1999, 2002, 2005 dan tahun 2009; Data sosial dan ekonomi masyarakat tahun 2009. Metode analisis data secara spasio-temporal, matematis dan tumpang susun peta/overlay serta dideskrisipkan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan tingkat ketelitian hasil penafsiran citra Alos untuk pembuatan peta penutupan/penggunaan lahan awal sebesar 95,55%. Laju perubahan penggunaan lahan sub DAS Bolangitang DAS Sangkup Pangi 10 tahun rata-rata sebesar 552,30 ha/tahun dengan laju deforestasi 134,78 ha/tahun dan baseline degradasi hutan sebesar 87,75 ha/tahun. Laju deforestasi berdasarkan peta penunjukan kawasan hutan sebesar 94,14 ha/tahun dan baseline degradasi hutan sebesar 41,82 ha/tahun; Laju deforestasi berdasarkan peta pengukuhan kawasan hutan sebesar 96,22 ha/tahun dan baseline degradasi hutan sebesar 104,44 ha/tahun. Tingkat tekanan penduduk terhadap lahan pertanian Desa Tote dengan indeks sebesar 0,45 dan Desa Paku Selatan dengan indeks sebesar 0,0411 sebagai kategori tidak ada tekanan. Tingkat tekanan penduduk secara tidak langsung berdampak terhadap laju deforestasi dan baseline degradasi kawasan hutan yang diakibatkan oeh faktor kemiskinan penduduk Desa Tote pada penguasaan lahan <1 ha dan Desa Paku Selatan pada penguasaan lahan <2 ha.

The raise of land need and convertion land use rate for economical and social development have effect in intersect of land use and lowering in structure quality exchange and it compotition of forest vegetation. Aim and purpose the objectives to study ware: 1) Determine the change in land covering/usage in Sangkup Pangi DAS Bolangitang Sub-DAS in 1999 until 2009; 2) Analysing deforestation and baseline forest degradation rate in Sangkup Pangi DAS Bolangitang Sub-DAS in 1999 until 2009; 3) Determine residential pressure average deforestation and baseline degradation of forest Bolangitang Sub-DAS. Exploration research was the method of the study with Remote Sensing (RS) technology and Geographic Information System (GIS) and field survey. Tool and materials that was used include primary data that is Alos AVNIR2 image in 2008 and Landsat image ETM7+ in 1999, 2002, 2005 and 2009. Spasio-temporal analysis, mathematically and overlay mapping and qualitative description. The results show accuracy of interpretation imagery ALOS for mapping closure or land use is 95.55%. The rate of change land use watershed (DAS) Sangkup Pangi and watersheds (Sub DAS) Bolangitang 10-year average of 552.30 ha/year with deforestation rate 134.78 ha/year and the baseline of the forest degradation 87.75 ha/year. The rate of deforestation based on the map designation of forest area amounting to 94.14 ha/year and the baseline of forest degradation 41.82 ha/year; rate of deforestation based on innaguration forest area map 96.22 ha / year and the baseline of forest degradation 104.44 ha/year. Residential pressure to farm land in Tote Village have index 0.45 and Paku Selatan Village have 0.0411 as no pressure category. Pressure level of the population indirectly affect the rate of deforestation and baseline forest degradation, caused of poverty residential in Tote Village on land tenure <1 ha and Paku Selatan village on land tenure <2 ha.

Kata Kunci : Spasio,temporal,Baseline degradasi,Deforestasi,Tekanan penduduk,Spasio-temporal, degradation baseline, deforestation, residential pressure


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.