Laporkan Masalah

Kajian model hidrograf satuan sintetik pada sub das Bayur Samarinda Kalimantan Timur

SYAFRUDIN, Muhammad, Dr. M. Pramono Hadi, M.Sc

2010 | Tesis | S2 Geografi

Peneltian dengan judul Kajian Model Hidrograf Satuan Sintetik pada Sub DAS Bayur Samarinda Kalimantan Timur ini bertujuan untuk menganalisis dan menetapkan model hidrograf satuan sintetik yang paling sesuai untuk digunakan di Sub DAS Bayur. Penelitian ini dilakukan dengan menyusun hidroraf satuan sintetik model Snyder dan GAMA I karena kedua model ini memuat parameter morfometri DAS yang berbeda satu sama lain, yang selanjutnya kedua model hidrograf satuan sintetik tersebut dibandingkan terhadap hidrograf satuan utama sebagai hasil pengukuran lapangan yang dilaksanakan tahun 2004. Analisis perbandingan dilakukan dua tahap yaitu menghitung dan membandingkan tiga parameter hidrograf satuan (Tp, Qp dan Tb) dari dua hidrograf satuan sintetik terhadap hidrograf satuan utama. Tahap kedua adalah dengan menyusun hidrograf aliran dari kedua model hidrograf satuan sintetik dan dari hidrograf satuan utama dengan menggunakan data hujan tanggal 8 Februari 2004. Selanjutnya kedua hidrograf aliran sintetik tersebut dihitung rerata persentase penyimpangannya. Dengan kedua tahap analisis tersebut dapat ditentukan model hidrograf satuan sintetik yang paling sesuai untuk digunakan di Sub DAS Bayur dengan melihat rerata persentase penyimpangan terkecil terhadap hidrograf satuan utamanya. Hasil analisis ketiga parameter hidrograf satuan utama (Tp, Qp dan Tb) diperoleh hasil yang menunjukkan model Snyder memiliki penyimpangan Tp = 10 %, Qp = 87,63 % dan Tb = 38,46 %. Model GAMA I memiliki penyimpangan Tp = 25 %, Qp = 21,81 % dan Tb = 0 %. Dengan demikian model Snyder memiliki rerata penyimpangan = 45,36 % dan GAMA I memiliki rerata penyimpangan = 15,60 %. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kedua model memiliki penyimpangan yang relative besar terhadap hidrograf satuan utamanya. Dari perhitungan rerata penyimpangan hidrograf aliran kedua model hidrograf satuan sintetik dapat ditentukan bahwa model hidrograf satuan sintetik GAMA I menghasilkan rerata peyimpangan lebih kecil dibandingkan dengan model Snyder. Dari kedua tahap analisis tersebut ditetapkan bahwa model GAMA I merupakan model yang paling mendekati hidrograf satuan utama jika dibandingkan dengan model Snyder.

The present research entitled Study on Synthetic Unit Hydrograph Model of Bayur Catchment at Samarinda, East Kalimantan was aimed to analyze and identify the best-suited synthetic unit hydrograph to apply in Bayur catchment. The research was carried out by developing models, and then those models were compared to main unit hydrograph based on 2004 field measurement. Comparative analysis was performed on two stages. The first was to calculate and compare three unit hydrograph parameters (Tp, Qp and Tb) of two synthetic unit hydrograph to main unit hydrograph. Second stage was to develop direct runoff hydrograph of two synthetic unit hydrograph models and of the main unit hydrograph using rainfall data of February 8, 2004. Then, deviation percebtage averages of the two synthetic direct runoff hydrograph were calculated. Through the two analysis stages, the best-suited synthetic unit hydrograph model to apply in Bayur catchment presumably was obtained by identifying smallest deviation percentage average on main unit hydrograph. Based on analysis result of the three hydrograpfic unit parameters (Tp, Qp and Tb), deviation of Tp = 10 %, Qp = 87,65 % and Tb = 38,46 % were detected in Snyder model. In GAMA I model, it was detected deviation of Tp = 25 %, Qp = 21,81 % and Tb = 0 %. Based on direct runoff hydrograph analysis, deviation averages of Snyder and GAMA I model were 45,36 % and 15,60 %, respectively. These results indicated relatively higher deviation toward main unit hydrograph in the two models. By calculating deviation averages of direct runoff hydrograph in the two models of synthetic unit hydrograph, it was found that GAMA I model provided smallest deviation average compared Snyder model. Based on the two analysis, it was showed that GAMA I was the closest model to main unit hydrograph compared to Snyder model.

Kata Kunci : Hidrograf satuan sintetik,Samarinda,Aliran langsung,Model GAMA I,Model Snyder, synthetic unit hydrograph, Samarinda, direct runoff, Snyder model


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.