Evaluasi efektivitas program pengembangan agroindustri kakao fermentasi di Kanagarian Sikucur Kecamatan V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman
WIRMAN, Dr. Nunuk Dwi Retnandari
2010 | Tesis | S2 Magister Administrasi PublikKanagarian Sikucur merupakan salah satu sentra kakao di Kabupaten Padang Pariaman. Pada tahun 2006, Kanagarian Sikucur ditetapkan oleh pemerintah sebagai lokasi program pengembangan kakao fermentasi dengan masa pengembangan selama lima tahun (2006 – 2010). Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui efektivitas program dan faktor –faktor yang mempengaruhinya. Untuk mengukur efektivitas program adalah dengan membandingkan hasil pencapaian sasaran outcome program dengan tujuan program. Program dikatakan efektif apabila pencapaian sasaran outcome program mendukung pencapaian tujuan program. Tujuan program ini adalah meningkatkan kesejahteraan petani kakao melalui peningkatan pendapatan dari nilai tambah produk kakao fermentasi. Evaluasi efektivitas program ini menggunakan pendekatan evaluasi formal, yaitu sejauh mana kebutuhan, nilai dan peluang yang telah ditetapkan secara formal dapat dicapai dari tindakan kebijakan. Indikator output dan outcome program digunakan untuk mengukur efektivitas implementasi program. Implementasi program dikatakan efektif apabila kegiatan yang dilaksanakan dapat mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Pencapaian implementasi program tersebut selanjutnya akan mempengaruhi efektivitas program secara keseluruhan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, untuk mengungkap informasi dan fenomena yang berkaitan dengan inplementasi output dan outcome program. Pemilihan lokasi penelitian didasarkan pada keberadaan Kanagarian Sikucur sebagai pelaksana program. Data yang digunakan untuk mendukung penelitian ini adalah hasil observasi lapangan, wawancara dengan informan terpilih dan dokumen yang terkait dengan kegiatan program. Hasil temuan penelitian menunjukan bahwa implementasi output program dapat mencapai sasaran yang ditetapkan. Sebaliknya impelementasi outcome program tidak dapat mencapai sasaran yang ditetapkan. Tidak tercapainya sasaran implementasi outcome program tersebut, selanjutnya juga mengakibatkan tidak tercapainya tujuan program. Dengan kondisi tersebut, dari perbandingan pencapaian impelementasi outcome program dan tujuan program, dapat disimpulkan bahwa program tidak efektif. Berdasarkan analisis efektivitas implementasi program, faktor – faktor yang mempengaruhinya adalah sumberdaya yang dikerahkan, komunikasi stakeholders dan partisipasi kelompok sasaran.
Kanagarian Sikucur which one produced cocoa center in the Regency of Padang Pariaman. In 2006, the government established Kanagarian Sikucur as location of fermented cocoa development program with development period for five years (2006 – 2010). This research intended to understand program effetiveness and factors affecting it. The program effectiveness was mesured by comparing achievement of outcome program targets to program goals. The program was effective if targets achievement of outcome program supported achievement of program goals. The program goals was to increase cocoa farmers’ prosperity through increase of added value icome of fermented cocoa product. The program effectiveness was evaluated by using formal evaluation approach, namely, how much formally specified need, value and opportunity could be achieved from policy action. Indicators of output and outcome program were used to measure effectiveness of program implementation. The program implementation was effective if conducted activities could achieve a specified targets. Achievement of program implementation, furthermore, would affect overall program effectiveness. Approach of reseacrh method used was qualitative-descriptive approach, to express information and phenomena related with implementation of output and output program. Research location was selected based on presence of Kanagarian Sikucur as a program implementor. Data used for supporting this research were result of field observation, interview with selected informants and document related with program activities. Results of research findings indicated that implementation of output program could achieve a specified targets. On the other hand, implementation of outcome program could not achieve a specified target. Furthermore, the outcome program which could not be achieved, also resulted in program goal which was not achieved. In such condition, from comparison of outcome program targets achievement to program goals. It could be concluded that the program was ineffective. Based on analysis of program implementatation effectiveness, factors affecting it were the mobilized resources, stakeholders’ communicatin, and participation of target group.
Kata Kunci : Program effectiveness,Indictor of output,Inductor of outcome