Pengaruh sumberdaya takberujud pada kinerja organisasional
FAIRUZZABADI, Dr. T. Hani Handoko, MBA
2010 | Tesis | S2 ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sumberdaya takberujud serta pengaruh interaksi antar sesamanya pada kinerja organisasional. Adapun berbagai sumberdaya takberujud tersebut adalah kapabilitas manajerial, modal manusia, reputasi organisasional persepsian, pengauditan internal, hubungan ketenagakerjaan dan budaya organisasional serta kapabilitas relasional. Penelitian ini dilakukan pada 92 fakultas di berbagai Universitas swasta dan sekolah tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Prosedur pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan teknik convenience sampling. Adapun data primer yang diperlukan, diperoleh melalui kuesioner dengan struktur pertanyaan bersifat tertutup (closed-ended question). Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi berganda yang dijalankan dengan program SPSS 16. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai sumberdaya takberujud mampu menjelaskan variansi kinerja organisasional yang diukur dengan berbagai dimensi keefektifan organisasional (Cameron, 1978), kecuali variabel hubungan ketenagakerjaan yang bukan merupakan prediktor utama kinerja organisasional. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa interaksi antara modal manusia dengan budaya organisasional, modal manusia dengan hubungan ketenagakerjaan, reputasi organisasional persepsian dengan pengauditan internal serta budaya organisasional dengan kapabilitas relasional, memiliki hubungan saling menggantikan (compensatory effect atau interference interaction) (Cohen et al., 2003)di dalam menjelaskan kinerja organisasional institusi pendidikan tinggi. Implikasi penelitian ini secara teoritis menunjukkan dan menegaskan bahwa Resource based view dan kapabilitas dinamik (dynamic capabilities) merupakan pendekatan yang robust di dalam menjelaskan kinerja dan keunggulan bersaing organisasi. Oleh karena itu, organisasi dituntut untuk mengalokasikan anggaran untuk mengembangkan dengan optimal dan seimbang berbagai sumberdaya khususnya sumberdaya takberujud yang dimilikinya.
The objective of this study is to examine the effect of intangible resources and the interactions among them on organizational performance measures in a higher education institution setting. The intangible resources are measured by seven variables: managerial capabilities, human capital, perceived organizational reputation, internal auditing, labor relations, organizational culture, and relational capabilities. The study was conducted to 92 faculties at private universities and colleges in Daerah Istimewa Yogyakarta chosen from a convenience sampling. The instrument for collecting the data is questionnaire, with closed-ended question form. The data obtained from the research are analyzed by using multiple regression analysis with SPSS version 16. The results of a multiple regression analysis indicate that organizational performance measured by the dimensions of organizational effectiveness (Cameron, 1978) can be well explained by a set of intangible organizational resources, excluding labor relations. Our results also indicate that the interactions among human capital and organizational culture, human capital and labor relations, perceived organizational reputation and internal auditing, and between organizational culture and relational capabilities have a compensatory effect or interference interaction (Cohen et al., 2003) in explaining performance of higher education institution. These findings imply theoretically to support that Resource based view and dynamic capabilities were the robust theory in explaining why some firms have a better performance and sustained competitive advantage than others. To practically, the organization needs to coordinate and balancing the development of intangible organizational resources.
Kata Kunci : Sumberdaya takberujud,Kinerja organisasional,Interaksi dan komplementer,Resource based view,Kapabilitas dinamik