Pengaruh tanah liat podsolik sebagai koagulasi pada proses pengolahan air gambut di Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar Propinsi Kalimantan Selatan
EFFENDI, Yuliansyah, Dr. Eng. Wahyu Wilopo, S.T.,M.Eng
2010 | Tesis | S2 Magister Sistem TeknikDalam aktifitas sehari-hari manusia sangat membutuhkan air. Tahun 2007 kebutuhan air di Indonesia mencapai 9,03 milyar m³ yang pemenuhannya diperoleh dari air PDAM sebesar 16,19%, air tanah 57,97%, air kemasan 7,18%, mata air 12,64%, air sungai 3,04%, air hujan 2,58% dan lainnya sebesar 0,40%. Sumber air yang dimanfaatkan tidak semuanya dapat dimanfaatkan secara langsung dikarenakan tidak memenuhi persyaratan sebagai air bersih (Permenkes RI No. 416/Menkes/Per/IX/1990), salah satunya adalah air gambut. Air gambut yang terdapat di Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar Propinsi Kalimantan Selatan memiliki sebagian sifat yang tidak memenuhi persyaratan sebagai air bersih meliputi parameter warna, kekeruhan, zat organik dan pH. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengolah air gambut menjadi air bersih. Pengolahan air gambut menggunakan metode koagulasi-filtrasi, dengan memanfaatkan tanah liat podsolik sebagai koagulan alami dan merupakan bahan lokal. Hasil terbaik setelah proses koagulasi pada pemberian dosis tanah liat podsolik sebesar 7,5 g/l dan secara keseluruhan proses pengolahan air gambut dari koagulasi hingga filtrasi menunjukkan dengan pemberian 2,5 g/l tanah liat podsolik menghasilkan air yang memenuhi standar air bersih.
Human daily activities need water. In 2007 Indonesian needs water reach 9.03 billion m³ which compliance is obtained from tap water (PDAM) at 16.19%, 57.97% of ground water, 7.18% of bottled water, 12.64% of spring water, 3.04% of river water, 2.58% of rain water and 0.40% other. All of water sources could not used directly, because it is not meet the requirements clean water standart (Minister of Health of RI Regulation No. 416/Menkes/Per/IX/1990). One of them is peat water. Peat water comes from Gambut district of Banjar regency of Kalimantan Selatan province has some properties that more than standart consists of color, turbidity, organic content and pH. The objective of this research is to treat peat water using clay of podzolic soil and coagulation-filtration method. The best result of this research at after coagulation process is dosage 7.5 g/l of podzolic clay. Peat water process whole produce clean water with giving 2.5 g/l of podzolic clay.
Kata Kunci : Air gambut,Pengolahan air,Koagulasi,filtrasi,Tanah podsolik,peat water, water treatment, coagulation-filtration, podzolic soil